Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Tangerang kembali menunjukkan dinamika organisasinya dengan menggelar Pergantian Antar Waktu (PAW) pengurus. Proses ini merupakan bagian integral dari upaya penyegaran kepengimpinan dan memastikan estafet pembinaan tetap berjalan efektif. Kak Suli Rosadi, Ketua Kwarcab Kota Tangerang, secara resmi melantik sejumlah pengurus baru dalam sebuah seremoni yang digelar di Kantor Kwarcab Kota Tangerang.
Pelantikan Waka Bina Muda dan Ketua Mabi Saka Pramuka Wira Kartika
Dalam kesempatan tersebut, Kak Suli Rosadi mengukuhkan dua figur kunci yang akan mengisi posisi strategis. Kak Sumarti resmi dilantik sebagai Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda (Waka Bina Muda), menggantikan Kak Ahyani yang sebelumnya menjabat. Di sisi lain, pucuk pimpinan Majelis Pembimbing Satuan Karya (Mabi Saka) Pramuka Wira Kartika kini diemban oleh Kak Jamaludin, yang mengambil alih tongkat estafet dari Kak Letkol Arh. Sudrajat. Pelantikan ini diharapkan membawa energi baru dan inovasi dalam setiap program kerja ke depan.
Dalam sambutannya, Kak Suli Rosadi menekankan pentingnya amanah dan tanggung jawab yang kini diemban oleh para pengurus yang baru. Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengurus lama atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam memajukan Gerakan Pramuka di Kota Tangerang. “Kami berharap pengurus yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan melanjutkan program kerja yang telah berjalan,” ujar Kak Suli Rosadi. “Inovasi adalah kunci agar Pramuka tetap relevan dan menarik bagi generasi muda di era digital ini.”
Visi Kolaborasi dan Adaptasi untuk Pramuka Masa Depan
Proses PAW ini bukan sekadar pergantian personel, melainkan sebuah manifestasi komitmen Kwarcab Kota Tangerang untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pembinaan. Kak Suli Rosadi juga mengajak seluruh jajaran pengurus, baik yang baru maupun yang lama, untuk senantiasa berkolaborasi erat dengan Pemerintah Kota Tangerang serta seluruh elemen masyarakat. Tujuannya jelas, yakni menciptakan ekosistem Gerakan Pramuka yang inklusif, adaptif, dan mampu membentuk karakter serta jiwa kepemimpinan yang tangguh bagi kaum muda.
Para pengurus yang baru diharapkan dapat membawa perspektif segar, mengimplementasikan ide-ide kreatif, dan mendorong partisipasi aktif dari milenial dan Gen Z dalam setiap kegiatan Pramuka. Fokus pada pengembangan keterampilan digital, kepedulian sosial, dan kelestarian lingkungan menjadi prioritas guna mempersiapkan anggota Pramuka menjadi pionir perubahan di masa mendatang. Peristiwa dan catatan statistik ini nantinya akan menjadi metrik perbandingan (komparasi) yang valid untuk memantau dinamika hasil pertandingan berikutnya.

