Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jagal Sapi di Surabaya Kembali Demo, Mogok Kerja Tolak Relokasi RPH

    January 13, 2026

    Kubu Jokowi Belum Bisa Tunjukkan Ijazah UGM dalam Sidang di PN Solo

    January 13, 2026

    DKR Watukumpul Goes To School: Sinergi Pramuka dan SMK Al Ikhlas dalam Penguatan Pembinaan

    January 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»437 Ribu Guru Madrasah Belum Tersertifikasi

    437 Ribu Guru Madrasah Belum Tersertifikasi

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 20, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Kementerian Agama (Kemenag) mengungkap data sebanyak 437 ribu guru madrasah saat ini belum menjalani sertifikasi profesi.

    Data itu disampaikan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Amin Suyitno dalam rapat bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (19/11).

    Rapat yang turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Dasar Menengah, Arip Latipulhayat itu digelar untuk meninjau ulang UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Menurut Amin, jumlah guru madrasah yang belum menjalani sertifikasi profesi terbilang tinggi.

    Apalagi, sambungnya, UU telah memandatkan semua guru harus tersertifikasi 10 tahun sejak UU Guru dan Dosen diundangkan.





    “Faktanya, kalau tadi ditanya madrasah bagaimana, kita masih memiliki angka yang sangat besar 437 ribu guru madrasah yang belum tersertifikasi,” kata Amin.

    “Jadi artinya secara sadar atau tidak sadar, kita semua negara ini sudah melanggar undang-undang,” imbuhnya.

    Dia mengungkap tingginya angka tersebut bukan hanya disebabkan faktor eksternal, yakni kesiapan guru. Menurut Amin, kondisi itu juga disebabkan karena keterbatasan anggaran.

    “Postur anggaran yang diberikan kepada, terutama Kemenag, itu belum berbanding lurus dengan kebutuhan sertifikasi,” kata dia.

    Pada kesempatan itu, Ketua Baleg DPR Bob Hasan menjelaskan peninjauan ulang UU Guru dan Dosen didasarkan pada kondisi ketimpangan tenaga pengajar antara instansi pendidikan.

    Merujuk putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 3 Tahun 2024 dan Pasal 24 ayat 1 UU Guru dan Dosen, kata dia, mestinya tak ada lagi perbedaan antara guru dan dosen di sekolah, perguruan tinggi swasta, maupun institusi pendidikan negeri.

    Namun faktanya, antara guru dan dosen di setiap jenis dan jenjang pendidikan mengalami perbedaan, dari aspek kesejahteraan dan perlindungan.

    Bob mengatakan pihaknya ingin UU Guru dan Dosen memiliki langkah strategis membangun pendidikan nasional. Menurutnya, kesejahteraan, kualifikasi, serta hak perlindungan guru dan dosen harus menjadi perhatian serius.

    “Permasalahan mendasar yang memicu peninjauan adalah adanya kekhawatiran mengenai ketidakadilan dan pengecualian lembaga pendidikan swasta madrasah dan perguruan tinggi swasta,” ujarnya.

    (thr/kid)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Kubu Jokowi Belum Bisa Tunjukkan Ijazah UGM dalam Sidang di PN Solo

    January 13, 2026

    Haru Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Siap Kirim Siswa ke LN

    January 13, 2026

    Pramono Pastikan Bongkar Tiang Monorel Mangkrak Besok Pagi

    January 13, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Jagal Sapi di Surabaya Kembali Demo, Mogok Kerja Tolak Relokasi RPH

    Berita Nasional January 13, 2026

    Surabaya, CNN Indonesia — Ratusan pedagang dan jagal Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian kembali melakukan aksi…

    Kubu Jokowi Belum Bisa Tunjukkan Ijazah UGM dalam Sidang di PN Solo

    January 13, 2026

    DKR Watukumpul Goes To School: Sinergi Pramuka dan SMK Al Ikhlas dalam Penguatan Pembinaan

    January 13, 2026

    Inter Kalahkan Barcelona dan Marseille Untuk Datangkan Branimir Mlacic

    January 13, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Jagal Sapi di Surabaya Kembali Demo, Mogok Kerja Tolak Relokasi RPH

    January 13, 2026

    Kubu Jokowi Belum Bisa Tunjukkan Ijazah UGM dalam Sidang di PN Solo

    January 13, 2026

    DKR Watukumpul Goes To School: Sinergi Pramuka dan SMK Al Ikhlas dalam Penguatan Pembinaan

    January 13, 2026

    Inter Kalahkan Barcelona dan Marseille Untuk Datangkan Branimir Mlacic

    January 13, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.