Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rexy Mainaky: Seo Seung Jae Bikin Aaron/Wooi Yik gagal di Malaysia Open

    January 13, 2026

    Kualitas APBN Berikutnya Harus Lebih Baik

    January 13, 2026

    Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Target Beroperasi Juli : Okezone News

    January 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Uang Rp300 Miliar yang Dipamerkan KPK Ternyata Pinjam ke BNI

    Uang Rp300 Miliar yang Dipamerkan KPK Ternyata Pinjam ke BNI

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 20, 2025No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Hal itu diungkapkan Jaksa Eksekusi KPK Leo Sukoto Manalu usai acara penyerahan uang Rp883 miliar lebih hasil penanganan perkara kasus korupsi investasi fiktif PT Taspen dengan terpidana Ekiawan Heri Primaryanto selaku mantan Direktur Utama PT Insight Investment Management (PT IIM).


    “Kita tadi pagi masih bisa komunikasi dengan BNI Mega Kuningan, mohon dipinjemin uang Rp300 miliar. Jadi uang ini kami pinjam dari BNI Mega Kuningan,” kata Leo kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 20 November 2025.

    Setelah acara penyerahan selesai, uang Rp300 miliar tersebut segera kembali diangkut dan dikembalikan ke BNI.



    Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu sebelumnya mengatakan penyerahan uang rampasan dari terpidana Ekiawan dilakukan berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

    Bunyi amar putusannya adalah, menetapkan barang bukti berupa nomor 1086 berupa unit penyertaan reksa dana Insight Tunas Bangsa Balanced Fund 2 (I-Next G2) dengan jumlah unit 996.694.959,5143 unit dirampas untuk Negara Cq PT Taspen (Persero) dan turut diperhitungkan sebagai pemulihan kerugian keuangan negara.

    “Sementara, uang di depan ini, karena tempat dan keamanan, tidak kami tampilkan keseluruhannya. Uang yang ditampilkan hanya sejumlah Rp300 miliar dari total Rp883 miliar,” pungkas Asep.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Kualitas APBN Berikutnya Harus Lebih Baik

    January 13, 2026

    Uang yang Disita KPK dari Kantor Pajak Jakut Sin$8.000

    January 13, 2026

    KPK Dalami Aliran Dana Suap Bupati Bekasi ke Politikus PDIP dan Markus Kejari

    January 13, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Rexy Mainaky: Seo Seung Jae Bikin Aaron/Wooi Yik gagal di Malaysia Open

    Berita Olahraga January 13, 2026

    Ligaolahraga.com -Kuala Lumpur : Rexy Mainaky menggambarkan pemain Korea Selatan Seo Seung Jae sebagai dalang…

    Kualitas APBN Berikutnya Harus Lebih Baik

    January 13, 2026

    Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Target Beroperasi Juli : Okezone News

    January 13, 2026

    Uang yang Disita KPK dari Kantor Pajak Jakut Sin$8.000

    January 13, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Rexy Mainaky: Seo Seung Jae Bikin Aaron/Wooi Yik gagal di Malaysia Open

    January 13, 2026

    Kualitas APBN Berikutnya Harus Lebih Baik

    January 13, 2026

    Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Target Beroperasi Juli : Okezone News

    January 13, 2026

    Uang yang Disita KPK dari Kantor Pajak Jakut Sin$8.000

    January 13, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.