Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BPBD DKI Ingatkan Waspada Banjir Rob di Jakarta Sepekan ke Depan : Okezone News

    January 13, 2026

    Lemhannas Sebut Sistem Pilkada Perlu Dievaluasi

    January 13, 2026

    Pria Ditemukan Tewas di TPU Bekasi, Ada Luka Jeratan di Leher

    January 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»RI Harus Tiru Negara Maju Batasi Medsos untuk Pelajar

    RI Harus Tiru Negara Maju Batasi Medsos untuk Pelajar

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 21, 2025No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Langkah ini diambil, setelah insiden ledakan di SMAN 72, Jakarta Utara. Terduga pelaku meledakkan bom rakitan karena kerap menjadi korban perundungan (bullying) dan diduga terinspirasi dari konten kekerasan dalam game online.


    “Sangat mendukung ya. Bukan hanya konten yang mengarah pada ekstremisme, tapi juga konten pornografi serta konten sensitif terkait agama,” ujar Aziz lewat keterangan resminya, Jumat, 21 Novembr 2025.

    Aziz menilai, pemblokiran akses digital merupakan kewenangan pemerintah. Karena itu, ia berharap, kebijakan ini dapat melindungi mentalitas generasi muda.



    “Orang tua tidak mungkin bisa sepenuhnya menahan anaknya mengakses hal-hal itu. Di rumah mungkin bisa diawasi, tapi di luar kan tidak lagi dalam kontrol kita,” jelasnya.

    Lebih jauh, ia juga menilai bahwa kebijakan pembatasan seharusnya dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). “Ini demi masa depan bangsa kita,” tambahnya.

    Aziz mencontohkan, sejumlah negara maju yang telah membatasi akses anak di bawah umur terhadap konten sensitif di medsos agar tidak disalahgunakan dan untuk menjaga keamanan negara.

    “Kita juga harus punya aturan yang sama. Konten sensitif atau konten yang berbau kriminal seharusnya bisa diblokir negara. Jangan sampai anak-anak remaja kita bisa mengaksesnya, karena nantinya bisa disalahgunakan dan berpotensi mengganggu ketahanan serta keamanan negara,” tandasnya.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Lemhannas Sebut Sistem Pilkada Perlu Dievaluasi

    January 13, 2026

    Ekonomi Utama ASEAN Terancam Melambat di 2026

    January 13, 2026

    Pelat Dinas Kemhan di Mobil BMW Putih yang Viral Ternyata Palsu

    January 13, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    BPBD DKI Ingatkan Waspada Banjir Rob di Jakarta Sepekan ke Depan : Okezone News

    Program Presiden January 13, 2026

    Banjir Rob (Foto: Okezone) JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, mewanti-wanti masyarakat…

    Lemhannas Sebut Sistem Pilkada Perlu Dievaluasi

    January 13, 2026

    Pria Ditemukan Tewas di TPU Bekasi, Ada Luka Jeratan di Leher

    January 13, 2026

    Ternyata Ada Kisah Tak Terduga di Balik Podium Perdana Isack Hadjar di F1

    January 13, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    BPBD DKI Ingatkan Waspada Banjir Rob di Jakarta Sepekan ke Depan : Okezone News

    January 13, 2026

    Lemhannas Sebut Sistem Pilkada Perlu Dievaluasi

    January 13, 2026

    Pria Ditemukan Tewas di TPU Bekasi, Ada Luka Jeratan di Leher

    January 13, 2026

    Ternyata Ada Kisah Tak Terduga di Balik Podium Perdana Isack Hadjar di F1

    January 13, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.