Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Arbeloa: Menjadi Seperti Mourinho Akan Berujung Gagal[embed]https://www.youtube.com/watch?v=G0SvSU4aRJ4[/embed]

    January 13, 2026

    MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

    January 13, 2026

    Kisah Miris Patrick Kluivert, Ditolak Timnas Tunisia Kini Tak Laku Usai Dipecat Timnas Indonesia : Okezone Bola

    January 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Saatnya Pemilu Menguji Akal Sehat Kita

    Saatnya Pemilu Menguji Akal Sehat Kita

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 21, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



     
    Setiap kali bangsa ini menuju Pemilu, kita selalu berbicara tentang visi, elektabilitas, dan strategi kampanye. Namun ada satu pertanyaan sederhana yang justru paling sering terlewat: bagaimana memastikan kita benar-benar memilih sosok yang layak memimpin negeri?
     


    Di atas kertas, pemeriksaan kesehatan capres-cawapres seharusnya menjawab itu. Tetapi praktik selama ini menunjukkan hal yang menggelitik: sembilan dari sepuluh aspek yang diuji adalah fisik. Hanya satu menyentuh sisi mental. Itupun dilakukan secara terbatas oleh psikiater, bukan psikolog yang memang ahli membaca dinamika kepribadian seseorang.
     
    Padahal untuk memimpin negara, ketahanan jiwa jauh lebih menentukan daripada ketahanan paru-paru.


     
    Tes psikologi yang ideal membutuhkan waktu berjam-jam, bukan satu sesi singkat. Alat ukurnya pun beragam, mulai dari MMPI generasi terbaru hingga beragam asesmen yang memotret kemampuan analitis, kematangan emosi, integritas, hingga kecenderungan perilaku di bawah tekanan.
     
    Dengan kata lain, perangkat psikologi sudah ada – yang kurang hanya keberanian negara untuk memakainya secara serius.
     
    Lebih dari itu, masyarakat berhak mengetahui hasilnya. Jika harta kekayaan calon pemimpin wajib dibuka ke publik, maka kondisi psikologis yang akan memengaruhi keputusan 280 juta rakyat semestinya juga tidak menjadi rahasia.
     
    Karena jabatan publik adalah mandat rakyat, bukan hak istimewa.
     
    Sudah waktunya kita mendorong eksekutif, legislatif, dan yudikatif untuk memperbaiki sistem ini: tes psikologis yang komprehensif, dilakukan oleh psikolog profesional, dan hasilnya diumumkan secara transparan. Bukan untuk menjatuhkan calon mana pun, tetapi untuk menjaga kewarasan demokrasi kita.
     
    Bangsa besar tidak hanya memilih pemimpin yang populer, tetapi pemimpin yang stabil, matang, dan mampu memikul beban sejarah.
     
    Dan itu hanya bisa dipastikan jika kita berani melihat lebih dalam dari sekadar senyum kampanye.
     
    Saeful Zaman, S.Psi., M.M.
    (Praktisi Psikologi & Redaktur Khusus RMOL TV)
     
     





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

    January 13, 2026

    GNB Minta TNI Fokus Jaga Kedaulatan, Bukan Tangani Terorisme

    January 13, 2026

    Mendagri Tito Sebut Pilkada Lewat DPRD Juga Bagian dari Demokrasi

    January 13, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Arbeloa: Menjadi Seperti Mourinho Akan Berujung Gagal[embed]https://www.youtube.com/watch?v=G0SvSU4aRJ4[/embed]

    Berita Olahraga January 13, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Spanyol: Real Madrid memperkenalkan manajer baru mereka, Alvaro Arbeloa, pada hari Selasa,…

    MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

    January 13, 2026

    Kisah Miris Patrick Kluivert, Ditolak Timnas Tunisia Kini Tak Laku Usai Dipecat Timnas Indonesia : Okezone Bola

    January 13, 2026

    Demokrat Sebut SBY Serahkan ke AHY soal Wacana Pilkada via DPRD

    January 13, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Arbeloa: Menjadi Seperti Mourinho Akan Berujung Gagal[embed]https://www.youtube.com/watch?v=G0SvSU4aRJ4[/embed]

    January 13, 2026

    MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

    January 13, 2026

    Kisah Miris Patrick Kluivert, Ditolak Timnas Tunisia Kini Tak Laku Usai Dipecat Timnas Indonesia : Okezone Bola

    January 13, 2026

    Demokrat Sebut SBY Serahkan ke AHY soal Wacana Pilkada via DPRD

    January 13, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.