Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Michael Carrick Terpukau dengan Fasilitas Latihan MU di Carrington

    January 13, 2026

    Ijazah Asli Kehutanan UGM

    January 13, 2026

    Sosok Timothy Ronald di Tengah Kasus Penipuan Trading Kripto : Okezone Economy

    January 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Rais Aam Pecat Penasihat PBNU Holland Taylor

    Rais Aam Pecat Penasihat PBNU Holland Taylor

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 23, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Holland Taylor tak lagi menjadi penasihat Yahya Cholil sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 4780/PB.23/A.II.10.71/99/11/2025 tentang Pencabutan Tanda Tangan dalam Surat Keputusan Penetapan Penasihat Khusus Ketua Umum PBNU untuk Urusan Internasional.


    Pencabutan mandat tersebut sebagai tindak lanjut hasil keputusan Rapat Harian Syuriyah PBNU, 20 November 2025 dan berdasarkan ketentuan dalam Bab XVIII Pasal 57, 58, 61, 64, 67 Anggaran Rumah Tangga NU.

    “Kami selaku Rais Aam PBNU menyatakan mencabut tanda tangan dalam Surat Keputusan PBNU Nomor 3137/PB.01/A.II.01.71/99/12/2024 tentang Penetapan Penasihat Khusus Ketua Umum PBNU untuk Urusan Internasional,” bunyi surat edaran bertanda tangan Rais Aam PBNU, Miftachul Ahyar tertanggal 22 November 2025.



    Holland dianggap terafiliasi dengan jejaring yang berpotensi mencederai posisi politik luar negeri PBNU.

    “Iya benar, surat dari Rais Aam itu mencabut mandat Holland Taylor,” kata Ketua PBNU Umarsyah kepada wartawan, Minggu, 23 November 2025.

    “Kami minta seluruh pengurus mulai dari pusat hingga daerah tetap tenang dan menunggu keputusan Syuriah PBNU yang dipimpin Rais Aam Miftachul Ahyar,” tambah Umarsyah.

    Malam ini Yahya Cholil juga dikabarkan telah mengundang alim ulama di Kantor PBNU, Jakarta. Dikabarkan ada puluhan ulama diundang dalam agenda silaturahmi tersebut.

    Yahya Cholil sebelumnya telah didesak mundur dari jabatannya sebagai Ketum PBNU. Desakan tersebut tertuang dalam risalah Rapat Harian Syuriah PBNU pada Kamis, 20 November 2025.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Ijazah Asli Kehutanan UGM

    January 13, 2026

    Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

    January 13, 2026

    9 Isu Strategis DPR Masa Sidang III: Reformasi Polri hingga Superflu

    January 13, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Michael Carrick Terpukau dengan Fasilitas Latihan MU di Carrington

    Berita Olahraga January 13, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Inggris: Michael Carrick mengaku sangat terkesan dengan semua faslitas yang dimiliki pusat…

    Ijazah Asli Kehutanan UGM

    January 13, 2026

    Sosok Timothy Ronald di Tengah Kasus Penipuan Trading Kripto : Okezone Economy

    January 13, 2026

    Kyle Lowry Disambut Tepuk Tangan Meriah Saat 76ers Menang di Toronto

    January 13, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Michael Carrick Terpukau dengan Fasilitas Latihan MU di Carrington

    January 13, 2026

    Ijazah Asli Kehutanan UGM

    January 13, 2026

    Sosok Timothy Ronald di Tengah Kasus Penipuan Trading Kripto : Okezone Economy

    January 13, 2026

    Kyle Lowry Disambut Tepuk Tangan Meriah Saat 76ers Menang di Toronto

    January 13, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.