Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rekayasa Lalu Lintas Rasuna Said Kuningan saat Bongkar Tiang Monorel

    January 14, 2026

    Anthony Davis Absen 6 Pekan, Mavericks Ketar-ketir

    January 14, 2026

    Menjaga Tradisi Menyambut Tahun Kuda Api

    January 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Giant Sea Wall Bentuk Perlindungan Negara kepada Rakyat

    Giant Sea Wall Bentuk Perlindungan Negara kepada Rakyat

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 24, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Menurut dia, dalam sejumlah forum warga di kawasan Muara Baru, Pluit, Penjaringan, dan Marunda, keluhan yang muncul hampir selalu sama: sudah membayar kewajiban sebagai warga negara, termasuk pajak bumi dan bangunan, tetapi masih berenang di rumah sendiri akibat banjir rob. 


    “Keluhan ini mencerminkan bentuk frustasi sosial yang nyata. Kawasan pesisir utara Jakarta adalah salah satu kontributor pajak terbesar, baik dari sektor permukiman, industri, pelabuhan, hingga logistik,” tegas Capt. Hakeng dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 24 November 2025. 
     
    Dari sudut pandang keadilan fiskal, lanjut dia, masyarakat pesisir Jakarta juga berhak mendapatkan perlindungan setara dengan kontribusi ekonomi yang telah mereka berikan. 



    “Oleh karena itu, pembangunan Giant Sea Wall bukan hanya isu teknis, tetapi isu keadilan negara terhadap rakyatnya. Jika negara meminta warganya membayar pajak, maka negara wajib melindungi wilayah hidup mereka. Giant Sea Wall adalah bentuk perlindungan itu,” ujarnya.
     
    Ia menjelaskan bahwa Indonesia bukan negara pertama yang berhadapan dengan ancaman semacam ini. Belanda berhasil melindungi wilayah rendahnya melalui Delta Works, Korea Selatan melalui Saemangeum Project, dan Jepang melalui Great Seawall pascatsunami. 

    “Ketiga negara tersebut tidak menunggu bencana menyapu wilayah pesisir, mereka membangun terlebih dahulu sebagai representasi tanggung jawab negara terhadap rakyatnya. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia seharusnya tidak hanya mengikuti, tetapi memimpin dalam inovasi pertahanan pesisir,” bebernya.
     
    Masih kata dia, bahwa apa yang terjadi hari ini harus dipahami sebagai peringatan terakhir, sebelum bencana ekologis skala besar terjadi. 

    “Kita tidak sedang mempertimbangkan apakah membangun Giant Sea Wall itu perlu. Kita sedang memutuskan apakah kita mau selamat atau tidak,” imbuhnya.

    “Presiden Prabowo sudah memberikan keputusan politik, masyarakat sudah menunaikan kewajibannya sebagai wajib pajak, dan ancaman sudah terjadi, maka yang diperlukan sekarang hanyalah percepatan eksekusi,” pungkas Capt. Hakeng.
     





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Menjaga Tradisi Menyambut Tahun Kuda Api

    January 14, 2026

    Penampakan Ferrari dan Harley Davidson di Sidang Marcella

    January 14, 2026

    E-Voting di Pilkada Patut Dipertimbangkan

    January 14, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Rekayasa Lalu Lintas Rasuna Said Kuningan saat Bongkar Tiang Monorel

    Berita Teknologi January 14, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas selama pembongkaran…

    Anthony Davis Absen 6 Pekan, Mavericks Ketar-ketir

    January 14, 2026

    Menjaga Tradisi Menyambut Tahun Kuda Api

    January 14, 2026

    Nestle Tarik Produk Susu Formula Bayi karena Mengandung Zat Racun Toxin : Okezone Women

    January 14, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Rekayasa Lalu Lintas Rasuna Said Kuningan saat Bongkar Tiang Monorel

    January 14, 2026

    Anthony Davis Absen 6 Pekan, Mavericks Ketar-ketir

    January 14, 2026

    Menjaga Tradisi Menyambut Tahun Kuda Api

    January 14, 2026

    Nestle Tarik Produk Susu Formula Bayi karena Mengandung Zat Racun Toxin : Okezone Women

    January 14, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.