Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Media Italia: Mimpi Scudetto Kini Harus Sudah Berpindah ke Casa Milan

    November 29, 2025

    Telkom Serukan Bangun Ulang Kepercayaan sebagai Fondasi Ekosistem Digital Nasional

    November 29, 2025

    Dara Arafah dan Rehan Mubarak Gelar Akad Nikah di Madinah : Okezone Celebrity

    November 29, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Waspada, Badai Ekonomi Global Siap Menerjang di 2026-2027

    Waspada, Badai Ekonomi Global Siap Menerjang di 2026-2027

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 29, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di Jakarta, Jumat 28 November 2025, Perry menegaskan bahwa prospek 2026 dan 2027 akan meredup. Ia bahkan mengutip filosofi Jawa, “eling lan waspodo” (ingat dan waspada) dari Ronggo Warsito, sebagai pengingat betapa pentingnya kesiapsiagaan di tengah lanskap ekonomi dunia yang berubah drastis.


    “Prospek ekonomi global masih meredup pada tahun 2026 dan 2027. Kebijakan proteksionis AS membawa perubahan besar pada lanskap perekonomian dunia. Ketegangan politik berlanjut dan kita belum tahu kapan akan berakhir. Penting untuk eling lan waspodo seperti nasihat Ronggo Warsito,” kata Perry. 

    Ia pun  merinci lima karakteristik utama yang akan mendominasi perlambatan ekonomi global ini, yang bisa dianggap sebagai lima tantangan besar yang harus dihadapi Indonesia dan dunia:



    Pertama, tarif AS dan proteksionisme. Perdagangan dunia menyusut. Multilateralisme mati suri, diganti oleh fokus bilateral dan regional. Kedua, pertumbuhan ekonomi dunia melambat, terutama AS dan China. Sementara Uni Eropa, India, dan Indonesia dinilai cukup baik. Penurunan inflasi yang lebih lambat mempersulit kebijakan moneter bank sentral.

    Ketiga utang pemerintah dan suku bunga di negara maju akibat defisit fiskal yang terlalu besar.  “Hal itu berdampak pada tingginya bunga dan beban fiskal di negara-negara berkembang,” ujar Perry..

    Keempat, tingginya kerentanan dan risiko sistem keuangan dunia karena transaksi produk derivatif yang berlipat, terutama hedge fund dengan machine trading, sehingga berdampak pada pelarian modal dan tekanan nilai tukar di emerging market.

    “Kelima gejolak global tersebut berdampak negatif ke berbagai negara. Indonesia tidak terkecuali, perlu respons kebijakan yang tepat, menjaga stabilitas, mendorong pertumbuhan lebih tinggi, serta berdaya tahan, tangguh, dan mandiri,” tuturnya.

    Perry menutup pidatonya dengan pesan Indonesia wajib merespons dengan kebijakan yang tepat. Tujuannya adalah menjaga stabilitas sambil mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi, berdaya tahan, tangguh, dan mandiri.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Telkom Serukan Bangun Ulang Kepercayaan sebagai Fondasi Ekosistem Digital Nasional

    November 29, 2025

    Polri Kerahkan Logistik dari Pondok Cabe, Kejar Titik Sulit Bencana Sumatera

    November 29, 2025

    Digencet Tarif AS, Vietnam Mulai Lirik Teknologi 5G China

    November 29, 2025

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Media Italia: Mimpi Scudetto Kini Harus Sudah Berpindah ke Casa Milan

    Berita Olahraga November 29, 2025

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Mimpi scudetto AC Milan mulai membesar, dan mimpi tersebut seharusnya sudah…

    Telkom Serukan Bangun Ulang Kepercayaan sebagai Fondasi Ekosistem Digital Nasional

    November 29, 2025

    Dara Arafah dan Rehan Mubarak Gelar Akad Nikah di Madinah : Okezone Celebrity

    November 29, 2025

    Cerita Walkot Sibolga Jalan kaki 3 Hari sampai Sempat Dikira Hilang

    November 29, 2025
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Media Italia: Mimpi Scudetto Kini Harus Sudah Berpindah ke Casa Milan

    November 29, 2025

    Telkom Serukan Bangun Ulang Kepercayaan sebagai Fondasi Ekosistem Digital Nasional

    November 29, 2025

    Dara Arafah dan Rehan Mubarak Gelar Akad Nikah di Madinah : Okezone Celebrity

    November 29, 2025

    Cerita Walkot Sibolga Jalan kaki 3 Hari sampai Sempat Dikira Hilang

    November 29, 2025

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2025 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.