Wakil Ketua Umum Partai Golkar yang juga Ketua Dewan Juri Lomba Film Pendek Meutya Hafid mengatakan, film-film yang diproduksi ada yang menggambarkan persahabatan lintas agama, isu inklusi sosial, harmoni dari sudut pandang keluarga, komunitas, hingga kehidupan sehari-hari.
Kisah-kisah sederhana yang diangkat dalam film pendek, kata Meutya Hafid, banyak menghadirkan pesan persatuan yang luar biasa
kuat.
“Bagi Partai Golkar, karya-karya ini menjadi pengingat bahwa politik bukan hanya soal
kebijakan, tetapi tentang manusia, tentang harapan, tentang ruang bersama untuk hidup berdampingan,” kata Meutya dalam keterangan tertulis, Sabtu 29 November 2025.
Sementara Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengapresiasi hasil karya anak-anak muda dalam membuat film.
Katanya, kisah-kisah sederhana yang diangkat dalam film pendek banyak menghadirkan pesan persatuan yang luar biasa kuat.
“Saya katakan bahwa bukan persoalan durasinya 5 menit, tapi maknanya sangat luar biasa sekali,” katanya.
Ia menuturkan hasil karya film pendek yang dilombakan pada event ini banyak bicara tentang toleransi, kebhinekaan serta perjuangan anak bangsa.
“Karena Golkar juga adalah memang lahir dari kandungan rakyat, dari proses hasil dari pada 97 organisasi waktu itu. Jadi saya pikir ini punya benang merah yang kuat,” pungkasnya.

