Berita F1: Max Verstappen menegaskan bahwa timnya, Red Bull, kini berada dalam posisi di mana kesempurnaan menjadi keharusan jika mereka ingin merebut gelar juara dunia musim ini. Setelah keberhasilan di Las Vegas dan diskualifikasi ganda dari McLaren, selisih poin kian menipis, membuat dua seri terakhir menjadi pertaruhan besar.
“Poin di klasemen memang makin rapat setelah Vegas, tetapi saat kita memasuki Qatar, kita akan tetap lakukan satu hal sama seperti biasanya: mengambil satu balapan pada satu waktu,” ujar Verstappen sebelum keberangkatan ke Lusail, sirkuit tuan rumah Qatar Grand Prix. “Kami datang setiap akhir pekan dengan fokus maksimal untuk ambil sebanyak mungkin poin dan memaksimalkan performa mobil, itu akan kami jalankan juga di sini.”
Dengan adanya sprint race pada akhir pekan ini, jumlah poin yang bisa diperebutkan lebih besar dari biasanya. Verstappen menyadari hal itu dan menegaskan bahwa Red Bull tidak mempunyai margin untuk kesalahan. “Karena ini sprint weekend, poinnya lebih banyak dan kita hanya bisa punya satu peluang sempurna,” katanya tegas. “Lusail adalah sirkuit yang menuntut, panas, dan manajemen ban menjadi kunci karena race akan melibatkan dua pit stop wajib. Kami harus memastikan semua aspek dieksekusi dengan benar.”
Verstappen menekankan bahwa tim sudah dalam kondisi siap secara teknis dan mental. Setelah musim 2025 banyak diwarnai perubahan regulasi persiapan untuk musim berikutnya, ia percaya bahwa momentum positif dan kerja keras tim bisa membawa hasil maksimal. “Kami mencoba menjaga ritme positif dan tim bekerja keras untuk memberikan performa terbaik,” tambahnya.
Meski peluangnya sekarang jauh lebih terbuka daripada sebelumnya, Max Verstappen menolak untuk tergesa. Bagi dia, yang paling penting adalah konsistensi: dari simulasi, setup, ke manajemen balapan. Keberhasilan di dua balapan terakhir, menurutnya, tergantung pada bagaimana mereka menghadapi tekanan, bukan hanya kecepatan semata. “Saat selisih poin kecil dan tekanan besar, detail sekecil apa pun bisa menentukan, jadi kami harus benar-benar bekerja sempurna,” pungkasnya.
Dengan setting seperti ini, Qatar dan Abu Dhabi yang akan menutup musim F1 2025 bakal menjadi pertaruhan berat. Jarum gelar tinggal menunggu siapa yang mampu menjaga fokus, sempurna dalam persiapan, dan tanpa cela di lintasan.
Artikel Tag: Max Verstappen, Red Bull, F1 2025, GP Qatar, gp abu dhabi
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/max-verstappen-red-bull-tidak-boleh-sia-siakan-dua-grand-prix-terakhir

