Bantuan tersebut diterima di Hanggar Bandara Internasional Minangkabau (BIM) oleh jajaran Polda Sumbar mulai dari Kepala Biro Logistik Polda Sumbar, Direktur Polisi Perairan Polda Sumbar hingga Kabid Humas Polda Sumbar.
Setelah proses penyerahan, seluruh bantuan dibawa ke Polda Sumbar untuk pendataan, pengecekan, dan konsolidasi sebelum disalurkan ke wilayah-wilayah terdampak.
“Total bantuan logistik yang diterima untuk wilayah Padang tercatat seberat 2.507,5 kilogram, yang selanjutnya akan dikelola dan didistribusikan melalui mekanisme penanganan bencana Polda Sumbar,” kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan.
Lanjut Trunoyudo, Polri bergerak cepat memastikan bantuan yang dikirim dari Mabes Polri tersalurkan tepat sasaran.
“Begitu bantuan tiba, seluruh rangkaian pengecekan dan konsolidasi langsung dilakukan agar proses distribusi dapat berjalan efektif. Polri berkomitmen memastikan bantuan dari Mabes Polri ini segera diterima masyarakat yang paling membutuhkan,” ujarnya.
Setelah didata, pendistribusian bantuan akan diprioritaskan ke daerah dengan dampak bencana paling parah.
“Prioritas utama pendistribusian diarahkan ke Kota Solok, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Padang. Wilayah-wilayah ini mengalami kerusakan signifikan, jumlah pengungsi tinggi, dan kondisi medan yang menantang,” kata Trunoyudo.
Polri terus memantau dinamika situasi serta menyesuaikan pola distribusi sesuai kebutuhan lapangan.
“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh jajaran agar bantuan ini benar-benar memberi manfaat dan meringankan beban warga terdampak,” kata Trunoyudo.

