Berita Liga Italia: AC Milan diakui sebagai tim dengan serangan balik paling berbahaya. Bukan Rafael Leao, Christian Pulisic dinilai pemain paling mengancam di skema ini.
Leao adalah bintang utama dalam cerita ini, tetapi posisinya musim ini menjadi lebih sentral di lapangan. Ini memungkinkannya menyerang dalam transisi di berbagai area, baik dari sayap kiri, tengah, maupun kanan.
Ironisnya, pemain paling berbahaya dalam serangan balik ini bukanlah Leao. Christian Pulisic muncul secara tiba-tiba karena kemampuannya menemukan ruang bebas dan memanfaatkan setiap situasi dengan baik.
Selain Leao dan Pulisic, tim secara keseluruhan fokus pada intersepsi bola. Begitu bola berhasil direbut, mereka segera melihat ke depan dan mencari dua striker untuk melakukan pergerakan vertikal dengan segera.
Kualitas individu berperan besar di sini, seperti Luka Modric yang merupakan quarterback fenomenal dalam mendistribusikan bola. Saelemaekers tidak pernah menahan diri untuk melakukan sprint, baik di sayap maupun memotong ke tengah.
Loftus-Cheek, Fofana, dan Rabiot dapat berlari maju 50 meter sambil membawa bola dengan kontrol yang baik. Hal ini menyulitkan lawan untuk mengatur pertahanan preventif dari serangan balik cepat yang dilakukan Milan.
Kartu wild card dalam skema ini adalah Strahinja Pavlovic. Bek yang secara naluriah maju dari garis pertahanan, seperti yang terlihat saat mencetak gol melawan AS Roma.
Mentalitas tim yang kuat, kemitraan Leao-Pulisic, gelandang yang mampu berlari, dan Pavlovic yang serba bisa membuat Milan menjadi tim serangan balik yang sempurna di bawah polesan taktik Massimiliano Allegri.
Artikel Tag: christian pulisic
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/milan-andalkan-counter-attack-christian-pulisic-paling-mengancam

