Giannis Antetokounmpo kembali tampil mengesankan setelah absen empat pertandingan, tetapi performanya belum cukup untuk mengubah nasib Milwaukee Bucks.
Pada Jumat (28/11) malam di New York, bintang asal Yunani itu mencetak 30 poin, 15 rebound, dan 8 assist dalam 28 menit.
Meski begitu, Bucks tetap harus menerima kekalahan 118-109 dari New York Knicks — kekalahan ketujuh berturut-turut, sesuatu yang belum pernah mereka alami sejak musim 2013-2014.
Rekor Milwaukee kini berada di angka 8-12, jauh dari ekspektasi tim yang beberapa tahun terakhir menjadi penantang gelar.
Giannis Antetokounmpo pun menyuarakan keprihatinan dan menegaskan bahwa tim harus mengubah pendekatan mereka, terutama dalam hal mentalitas bertanding.
Menurut Giannis, masalah terbesar bukan sekadar cedera atau rotasi pemain, melainkan mindset yang mulai terpecah.
Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada pemain yang mengutamakan agenda pribadi atau statistik individu.
“Yang harus dipikirkan adalah kemenangan,” ujarnya. “Semakin sering kita menang, semuanya akan mengikuti dengan sendirinya.”
Giannis Antetokounmpo menjelaskan bahwa kondisi cedera pemain kunci seperti dirinya dan Kevin Porter Jr. memang memberi tekanan ekstra bagi rekan setimnya.
Beberapa pemain merasa harus mengambil lebih banyak tanggung jawab dalam menyerang.
Namun, ia menegaskan bahwa pola pikir tersebut tidak akan membawa tim meraih kemenangan atau membangun budaya kompetitif yang sehat.
Giannis Antetokounmpo juga menyinggung kecenderungan beberapa pemain kecewa setelah gagal memasukkan tembakan, lalu membiarkan emosi itu memengaruhi performa sepanjang pertandingan.
Ia menekankan bahwa satu kesalahan tidak boleh mendominasi mental sepanjang laga.
“Kita harus kembali ke mindset kompetitif. Ini bukan permainan satu orang. Kita harus melakukannya bersama.”
Dari sisi teknis, Milwaukee juga menghadapi tantangan besar dalam hal rebound ofensif, turnover, dan pelanggaran.
Pelatih Doc Rivers mengatakan bahwa aspek itu membuat Bucks kalah dalam jumlah upaya tembakan dan free throw dibanding Knicks, sebuah faktor kunci dalam kekalahan tipis tersebut.
“Ini soal angka,” kata Rivers. “Jika kami memenangkan itu, dengan Giannis bermain, kami akan memenangkan pertandingan.”
Meski dibatasi menit bermain karena protokol cedera, Antetokounmpo menegaskan bahwa ia siap bermain lebih lama dalam laga back-to-back berikutnya melawan Brooklyn Nets.
“Saya tahu aturannya, tapi besok saya akan bermain lebih banyak menit dan mencoba membantu tim menang,” tutupnya.
Dengan tekanan yang semakin besar, Bucks kini ditantang bukan hanya untuk memperbaiki permainan, tetapi juga membangun kembali mentalitas juara yang selama ini menjadi ciri khas mereka.
Artikel Tag: Giannis Antetokounmpo
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/giannis-antetokounmpo-desak-bucks-benahi-mentalitas-usai-kekalahan-beruntun

