Berita MotoGP: Miguel Oliveira akhirnya harus mengakhiri petualangannya di MotoGP setelah enam tahun berkarier di kelas premier. Ia mengaku telah mengerahkan kemampuan terbaiknya, tetapi tetap tak mampu mempertahankan tempatnya di MotoGP 2026.
Miguel Oliveira menutup karier MotoGPnya di Valencia dengan perasaan campur aduk. Pebalap Portugal berusia 30 tahun itu tak mampu mempertahankan kursinya di Pramac Yamaha untuk 2026, meski mengaku sudah berjuang sekuat tenaga sepanjang musim. Ia dilepas lebih cepat setelah tim memutuskan mengaktifkan klausul performa dengan kedatangan Toprak Razgatlioglu musim depan.
Oliveira sebenarnya menandatangani kontrak 1+1 tahun bersama Pramac, tetapi cedera bahu yang dialaminya sejak seri Argentina membuat performanya tak stabil. Cedera itu memakan waktu pemulihan jauh lebih lama dari perkiraan awal, sehingga proses adaptasinya terhadap motor Yamaha M1 ikut tertunda.
“Saya datang dengan rencana jangka panjang, tapi cedera itu benar-benar membuat semua bergeser,” ungkap Oliveira.
“Saya tidak merasa menyesal karena saya tahu saya sudah memberikan yang terbaik. Namun pada akhirnya, usaha itu tidak cukup untuk membuat saya bertahan.”
Hasil Oliveira memang tak mencerminkan kapasitasnya sebagai salah satu talenta yang pernah bersinar di KTM. Ia pernah meraih lima kemenangan MotoGP, tujuh podium, dan satu pole position sepanjang kariernya, seluruhnya bersama pabrikan Austria tersebut. Sebelum naik kelas premier, Oliveira juga mendulang kesuksesan di Moto3 dan Moto2 dengan finis sebagai runner-up di kedua kategori.
Meski tiga musim terakhir berjalan sulit, terutama saat membela RNF/Trackhouse sebelum bergabung dengan Pramac, Oliveira memilih melihat sisi positif dari perjalanan panjangnya. Ia berterima kasih kepada KTM dan seluruh tim yang pernah mendukung perkembangannya sebagai pebalap.
Menuju 2026, Oliveira telah mendapat tawaran bergabung sebagai test rider Aprilia. Namun, keputusan akhir bergantung pada persetujuan BMW, yang sudah resmi mengontraknya untuk bersaing di World Superbike. Ia tidak menutup pintu kembali ke MotoGP apabila kesempatan itu muncul.
“Saya tidak menutup peluang kembali ke grid MotoGP suatu hari nanti. Tapi untuk sekarang, saya harus fokus pada apa yang ada di depan mata,” tegasnya.
Dengan berakhirnya perjalanan di MotoGP, Oliveira kini memasuki babak baru dalam karier balapnya. Namun, dedikasi dan semangatnya selama enam tahun di kelas premier tetap meninggalkan jejak kuat bagi para penggemar.
Artikel Tag: Miguel Oliveira, MotoGP 2025, Pramac Yamaha
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/pamit-dari-motogp-miguel-oliveira-sudah-maksimal-tapi-takdir-berkata-lain

