Berita Badminton : Performa gemilang pebulu tangkis Wong Ling Ching akhir-akhir ini telah mendorongnya semakin dekat untuk menjadi pemain tunggal putri nomor satu nasional.
Wong Ling Ching naik tujuh peringkat dari posisi 49 ke posisi 42 dalam peringkat dunia terbaru setelah berhasil mencapai perempat final di Japan Masters dan putaran kedua Australia Terbuka baru-baru ini.
Pemain berusia 22 tahun itu kini hanya berada satu tingkat di bawah pemain nomor 1 dunia saat ini, K. Letshanaa, yang mempertahankan posisinya di peringkat 41 dunia.
Meski gembira dengan kemajuannya, fokus utama Ling Ching adalah melanjutkan peningkatan dirinya dan bukan menyalip Letshanaa untuk menjadi pemain nomor 1 nasional.
“Saya cukup senang dengan kemajuan saya,” kata Ling Ching.
“Saya berharap saya bisa konsisten dan terus maju selangkah demi selangkah. Bagi saya, saya ingin naik peringkat, tapi bukan tentang menjadi nomor 1 nasional. Letshanaa dan saya sama-sama mewakili Malaysia.”
“Saya ingin tunggal putri negara kita menjadi yang teratas suatu hari nanti. Lebih penting menjadi nomor 1 dunia daripada nomor 1 nasional.”
Wong Ling Ching selanjutnya bertujuan untuk masuk ke peringkat 32 besar dunia, yang akan menjamin aksesnya ke kompetisi World Tour Super 750 dan 1000.
Atlet kelahiran Sarawak ini membuktikan potensinya untuk mencapai level lebih tinggi saat ia meraih kemenangan sensasional atas pemain Kanada peringkat 14 dunia, Michelle Li, di babak kedua Japan Masters. Kemenangan ini membawa Ling Ching ke babak delapan besar turnamen Super 500 untuk pertama kalinya.
Terobosan itu merupakan pencapaian terbesar pemain muda itu sejauh ini dalam kariernya dan menyusul finis di perempat final Super 300 Canada Open pada bulan Juli.
Ling Ching juga merebut gelar Slovenia Terbuka pada bulan Mei dan berada di posisi kedua di Malaysia Super 100 pada bulan Oktober setelah kalah dari mantan juara dunia dari Jepang Nozomi Okuhara.
Mengenai kunci peningkatannya tahun ini, Ling Ching berkata: “Perbedaannya tahun ini adalah saya lebih sabar. Tahun lalu, saya cenderung terlalu banyak berpikir tentang apa yang harus saya lakukan, tetapi tahun ini, saya hanya fokus berlatih dan menikmati permainan saya di turnamen.”
“Pelatih Iskandar (Zulkarnain Zainuddin) juga banyak memberikan motivasi kepada saya. Kemenangan atas Michelle telah meningkatkan kepercayaan diri saya dan saya berharap dapat mempertahankan performa saya.”
Meski begitu, Wong Ling Ching mengakui bahwa ia masih harus berbuat banyak untuk memperkecil jarak dengan pemain-pemain top dunia.
“Ketika saya bermain di Australia, itu adalah turnamen ketiga saya berturut-turut dan tingkat kebugaran saya menurun,” kata Ling Ching.
“Daya ledak di kaki saya hilang dan sulit memainkan permainan saya sendiri. Jadi, saya perlu meningkatkan stamina saya. “Saya juga perlu lebih fleksibel secara taktis dan mental.”
Tugas besar Ling Ching berikutnya adalah SEA Games dari 9-20 Desember di Thailand. Pemain muda itu akan bergabung dengan Letshanaa, Siti Zulaikha Azmi dan Eng Ler Qi di tunggal putri.
Artikel Tag: Wong Ling Ching, SEA Games Thailand
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/tantangan-besar-wong-ling-ching-ingin-terus-menanjak-di-ranking-dunia

