Berita Liga Italia: Keputusan pelatih Cristian Chivu menarik keluar Lautaro Martinez dalam dua laga beruntun telah menimbulkan perbincangan. Namun itu bukan tanda bahaya.
Sang kapten ditarik keluar setelah 66 menit dalam derby melawan AC Milan di Serie A, dan setelah 62 menit saat melawan Atletico Madrid di laga UCL, dan terlihat jelas menunjukkan rasa frustrasinya.
Namun konteks yang ada melukiskan gambaran yang sangat berbeda dari spekulasi yang muncul di luar. Perubahan itu justru mencerminkan betapa Inter Milan telah berkembang pesat sebagai sebuah klub.
Seperti yang disoroti oleh La Gazzetta dello Sport, musim lalu Simone Inzaghi sangat mengandalkan Lautaro Martinez hingga nyaris kelelahan, karena bangku cadangan terdiri dari pemain alternatif yang kualitasnya lemah.
Tahun ini, Cristian Chivu memiliki empat penyerang dengan level yang tinggi. Ia bertekad untuk menggunakan semuanya, melakukan rotasi berdasarkan performa, kebugaran, dan strategi yang direncanakan tim.
Lautaro Martinez tetap menjadi pusat emosional tim dan menikmati kepercayaan penuh dari pelatihnya. Chivu terus memuji sang pemain secara pribadi maupun di hadapan publik.
Namun, pemain asal Argentina itu juga harus beradaptasi dengan skuad. Beban kerja kini dibagikan secara lebih merata antar pemain di setiap lini tim Nerazzurri.
Kekesalannya saat melihat nomor punggung 10 menyala merah di papan pergantian pemain adalah semangat kompetitif yang alami. Itu bukanlah bukti adanya gesekan antara pemain dan pelatih.
Artikel Tag: Lautaro Martinez
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/keputusan-untuk-mengganti-lautaro-martinez-bukan-tanda-bahaya

