Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros Bawa 3 Penumpang dan 8 Kru

    January 17, 2026

    Pesawat ATR 400 Diduga Hilang di Pegunungan Karst Leang-Leang Maros

    January 17, 2026

    Jelang Chelsea Vs Brentford, Liam Rosenior Puji Kinerja Keith Andrews

    January 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Joko Widodo Lulusan UGM Jadi Ketua Task Force BRIN Bencana Sumatera

    Joko Widodo Lulusan UGM Jadi Ketua Task Force BRIN Bencana Sumatera

    PewartaIDBy PewartaIDDecember 2, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membentuk Task Force Penanggulangan Bencana Sumatera yang akan diketuai oleh Joko Widodo. Joko Widodo ini bukan Presiden ke-7 RI tapi seorang peneliti BRIN dengan kepakaran di bidang geografi, radar dan sains lingkungan.

    Peneliti BRIN itu mengatakan Task Force BRIN telah mengaktifkan sejumlah unit reaksi cepat untuk merespons dampak bencana mulai dari pemetaan berbasis satelit, penyediaan air bersih dan air siap minum, dan tak terkecuali mobilisasi tenaga kesehatan serta dukungan psikosial.

    “BRIN hadir dengan pendekatan ilmiah. Kami memastikan seluruh kemampuan riset, teknologi, dan SDM yang dimiliki dapat digunakan secara optimal untuk membantu masyarakat,” ujar Joko Widodo dalam rapat internal seperti dikutip detikcom, Selasa (2/12).



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Ia membeberkan tim pemrosesan data satelit BRIN sedari awal kejadian bencana tersebut telah memetakan area banjir dengan cepat menggunakan data radar Sentinel-1 yang mampu menembus awan dan hujan.





    Peta tersebut memperlihatkan banjir di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Hasilnya juga sudah disebarkan ke berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga komunitas geospasial.

    “Data ini sangat penting untuk memahami sebaran genangan terkini dan mendukung penentuan prioritas penanganan di lapangan,” terang Joko Widodo.

    Selain itu, BRIN akan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan air bersih dan air minum dalam hal ini. Menurut Joko Widodo, kebutuhan air merupakan hal yang krusial karena ada banyak infrastruktur lokal yang terdampak dan pasokan air kemasan tidak mencukupi kebutuhan masyarakat.

    Kemudian untuk mempercepat distribusi peralatan, Task Force BRIN juga menjajaki dukungan pengiriman melalui jalur udara melalui kerja sama dengan TNI AU. BRIN turut menyiapkan survei lapangan dan operasi drone untuk memetakan situasi wilayah secara langsung, termasuk di area-area yang belum dapat diakses melalui jalur darat.

    Sementara di sektor kesehatan, BRIN telah menyiapkan tenaga kesehatan, psikolog, dan ahli kesehatan lingkungan untuk mendukung tanggap darurat. Menurut Joko Widodo, banjir tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak pada kesehatan serta psikologis warga.

    Ia menekankan semua langkah task force BRIN akan difokuskan pada intervensi realistis, cepat, dan berbasis data. Namun, karena wilayah yang terdampak sangat luas, maka BRIN akan menentukan lokasi strategis untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi warga.

    Joko Widodo menempuh sarjana bidang Geografi di Universitas Gadjah Mada (UGM) sejak 1993 hingga 1999. Selanjutnya, ia mendapatkan gelar magister di Universitas Indonesia (UI) bidang Ilmu Lingkungan pada 2011.

    Disebutkan melalui LinkedIn-nya, ia juga memiliki gelar PhD dari Chiba University, Jepang jurusan Computer Science and Information Processing.

    Disebutkan dalam laman resmi BRIN, beberapa bidang keilmuan Joko Widodo di antaranya geografi, synthetic aperture radar, dan sains lingkungan. Sementara keahliannya adalah interferometric sythetic aperture radar dan environmental impact assessment.

    Baca berita lengkapnya di sini.

    (tim/dal)


    [Gambas:Video CNN]






    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros Bawa 3 Penumpang dan 8 Kru

    January 17, 2026

    Jalur Stasiun Pekalongan-Sragi Banjir, Kereta Tak Dapat Melintas

    January 17, 2026

    Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

    January 17, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros Bawa 3 Penumpang dan 8 Kru

    Berita Nasional January 17, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Pesawat jenis ATR 400 yang hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1)…

    Pesawat ATR 400 Diduga Hilang di Pegunungan Karst Leang-Leang Maros

    January 17, 2026

    Jelang Chelsea Vs Brentford, Liam Rosenior Puji Kinerja Keith Andrews

    January 17, 2026

    Nazar Berbatas Waktu Belum Terlaksana, Apa Ketentuannya dalam Islam? : Okezone Muslim

    January 17, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros Bawa 3 Penumpang dan 8 Kru

    January 17, 2026

    Pesawat ATR 400 Diduga Hilang di Pegunungan Karst Leang-Leang Maros

    January 17, 2026

    Jelang Chelsea Vs Brentford, Liam Rosenior Puji Kinerja Keith Andrews

    January 17, 2026

    Nazar Berbatas Waktu Belum Terlaksana, Apa Ketentuannya dalam Islam? : Okezone Muslim

    January 17, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.