Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jadwal Peluncuran F1 2026 Berikutnya Usai Red Bull

    January 17, 2026

    Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

    January 17, 2026

    Respons 2 Legenda Futsal Ricardinho dan Falcao Usai Duel di X Series 2 Indonesia : Okezone Bola

    January 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Setop Distorsi Informasi, Saatnya Utamakan Kemanusiaan di Tengah Duka Sumatera

    Setop Distorsi Informasi, Saatnya Utamakan Kemanusiaan di Tengah Duka Sumatera

    PewartaIDBy PewartaIDDecember 3, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Serangan tersebut dinilai sebagai bentuk polarisasi yang tidak bermoral di tengah situasi duka nasional.


    Pada bagian awal isu yang beredar, publik disuguhi potongan video dari film dokumenter Years of Living Dangerously yang menampilkan interaksi antara aktor Hollywood Harrison Ford dan Zulkifli Hasan ketika menjabat Menteri Kehutanan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

    Video itu kemudian disebarkan tanpa konteks dan tidak utuh dengan narasi yang dipelintir seolah-olah Zulhas adalah pihak penyebab bencana di Sumatera akibat kebijakan konsesi sawit di Tesso Nilo, Riau. Padahal film dokumenter tersebut merupakan kerja jurnalistik internasional yang tidak menggambarkan satu pihak sebagai penyebab tunggal deforestasi.



    “Video itu dipotong semaunya. Orang dikasih tontonan setengah menit dari dokumenter panjang terus disuruh nyimpulin sendiri. Jelas itu menyesatkan. Pak Zulhas waktu itu nunjukin sikap tegas, dan konteksnya sama sekali beda dengan narasi hoaks yang sekarang beredar,” ujar Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Bagus Ardeni dalam keterangannya, Rabu, 3 November 2025.

    Tak hanya video dokumenter yang dipelintir, video lain yang memperlihatkan Zulkifli Hasan turun langsung ke lokasi bencana di Sumatera juga diserang dengan tudingan bermotif politis. Padahal kehadiran Zulhas dilakukan dalam kapasitasnya sebagai pejabat negara yang bertanggung jawab memastikan negara hadir bagi para korban.

    Bagus Ardeni menegaskan bahwa langkah Zulkifli Hasan turun langsung ke lokasi bencana merupakan bentuk tanggung jawab moral, bukan panggung politik.

    “Bangsa ini butuh pejabat yang kepekaannya lengkap. Bukan cuma hadir, tapi benar-benar ngerasain apa yang rakyat hadapi. Dan Pak Zulhas memang tipe yang responsif, dia turun tangan, bukan cuma bicara dipodium,” ujar Bagus.

    Menurut Bagus, Zulkifli Hasan memahami bahwa setiap titik bencana menyimpan kisah manusia yang tak bisa direduksi menjadi angka ataupun laporan teknis. Kehadirannya merupakan bentuk empati yang tumbuh dari nurani seorang pejabat negara yang memilih untuk mendengar dan bekerja, bukan sekadar melihat dari jauh.

    “Beliau itu kalau ke lokasi bencana nggak cuma nanya data. Beliau pengen tahu cerita warga, apa yang kurang, apa yang bisa dikerjain cepat. Makanya, tiap kali datang, pasti ada tindakan nyata. Bukan simbolis,” lanjut Bagus.

    Dalam pandangan Pemuda Muhammadiyah, Zulkifli Hasan memahami bahwa di balik setiap tenda pengungsian ada keluarga yang kehilangan rumah; di balik setiap reruntuhan ada harapan yang harus dijaga; dan di balik setiap tangis warga terdapat kehidupan yang perlu dibangun kembali bersama-sama. Kepekaan paripurna bukan sekadar melihat data, tetapi merasakan luka rakyat. Responsivitas bukan sekadar hadir di lokasi, tetapi hadir dengan kesungguhan, keputusan, dan kerja nyata.

    “Yang namanya pemimpin itu, kalau rakyat lagi susah, dia harus hadir dengan hati. Dan Pak Zulhas nunjukin itu. Jabatan nggak bikin dia jauh dari rakyat,” tutur Bagus.

    PP Pemuda Muhammadiyah menilai bahwa fitnah dan serangan terhadap niat baik ini justru memperlebar luka sosial di tengah masyarakat. Di saat energi bangsa seharusnya diarahkan pada penyelamatan, pemulihan, dan solidaritas, sebagian pihak memilih memecah belah dengan narasi penuh prasangka.

    “Jangan jadikan kesedihan kolektif bangsa ini sebagai ajang saling nyalahin. Apalagi kalau udah dibumbui fitnah keji. Yang kayak gitu tuh cuma politisi pandir yang seneng nari di atas penderitaan orang lain,” tegas Bagus.

    Ia menambahkan bahwa sejarah bangsa tidak akan mengingat siapa yang paling lantang menuduh, tetapi siapa yang paling tulus hadir untuk rakyatnya. Karena itu, Pemuda Muhammadiyah mengajak seluruh pihak untuk mengakhiri polarisasi dan mengembalikan kemanusiaan sebagai nilai tertinggi dalam menghadapi tragedi nasional.

    “Nanti yang diingat itu siapa yang benar-benar bantu, bukan siapa yang paling ribut. Jadi mari hentikan kegaduhan dan fokus nolong masyarakat Sumatera,” kata Bagus.

    Di tengah duka nasional, PP Pemuda Muhammadiyah menegaskan bahwa yang paling menentukan bukanlah siapa yang menciptakan kegaduhan politik, tetapi siapa yang mampu menjaga kebersamaan, memperkuat solidaritas, dan bekerja demi keselamatan warga.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

    January 17, 2026

    Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

    January 17, 2026

    KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

    January 17, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Jadwal Peluncuran F1 2026 Berikutnya Usai Red Bull

    Berita Olahraga January 17, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita F1 musim peluncuran 2026 kini telah resmi dimulai setelah Red Bull dan Racing…

    Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

    January 17, 2026

    Respons 2 Legenda Futsal Ricardinho dan Falcao Usai Duel di X Series 2 Indonesia : Okezone Bola

    January 17, 2026

    Puji Francesco Pio Esposito, Walter Zenga Kritik Strategi Transfer Inter

    January 17, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Jadwal Peluncuran F1 2026 Berikutnya Usai Red Bull

    January 17, 2026

    Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

    January 17, 2026

    Respons 2 Legenda Futsal Ricardinho dan Falcao Usai Duel di X Series 2 Indonesia : Okezone Bola

    January 17, 2026

    Puji Francesco Pio Esposito, Walter Zenga Kritik Strategi Transfer Inter

    January 17, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.