Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ade Solanke Resmi Gabung Bournemouth, Teken Kontrak Jangka Panjang

    January 19, 2026

    7 Ribu Guru Berebut 40 Kursi Kepsek di Banten

    January 19, 2026

    Gempa M5,1 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut Akibat Aktivitas Lempeng Laut Maluku : Okezone News

    January 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»BP Taskin Siap jadi Garda Depan Pengentasan Kemiskinan Pascabencana Sumatera

    BP Taskin Siap jadi Garda Depan Pengentasan Kemiskinan Pascabencana Sumatera

    PewartaIDBy PewartaIDDecember 7, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Wakil Kepala BP Taskin, Iwan Sumule mengurai bahwa garda depan penanggulangan bencana saat ini adalah Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB). 


    Menurut dia, semua sumber daya dari pemerintah akan dikoordinasikan satu pintu melalui BNPB. Sementara peran BP Taskin, lanjutnya, adalah garda pascabencana dalam mengentaskan kemiskinan.

    Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) itu menjelaskan bahwa tidak sedikit masyarakat yang dalam kondisi normal berada tidak jauh dari garis kemiskinan. Golongan ini disebut sangat rentan dalam kehidupan sosial masyarakat. 



    “Kelompok rentan miskin ini bisa masuk (garis kemiskinan) jika ada goncangan kecil sedikit saja. Seperti PHK, sakit akut, bahkan bisa juga jika ada pandemi seperti tahun-tahun lalu. Apalagi ini bencana besar, tentu kita butuh pemetaan serius,” ujarnya saat berbincang dengan RMOL, Minggu, 8 Desember 2025.

    Lanjut dia, BP Taskin menerjunkan tenaga profesional untuk melihat langsung kondisi masyarakat serta memetakan dukungan yang diperlukan pada fase pemulihan.

    Seperti yang dilakukan BP Taskin di Pidie Jaya, Aceh. Iwan Sumule bersama Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko dan sejumlah tenaga profesional mengunjungi Posko Terpadu dan berkoordinasi dengan BNPB, TNI, Polri, serta pemerintah daerah untuk memperoleh informasi mengenai penanganan logistik bagi warga, kondisi infrastruktur yang masih belum pulih, serta tantangan akses komunikasi dan listrik di beberapa wilayah.

    Tidak hanya itu, BP Taskin turut menyerahkan bantuan berupa makanan dan minuman untuk warga di Gampong Tijien Daboh, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya.

    “Peninjauan ini diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan langkah pemulihan yang lebih terpadu agar masyarakat dapat bangkit kembali melalui dukungan yang tepat dan berkelanjutan,” terangnya. 

    Iwan Sumule mengingatkan bahwa BP Taskin adalah badan khusus yang berada langsung di bawah Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan seluruh program perlindungan sosial berjalan tepat sasaran dan terkoordinasi baik.

    “Sebagai mata dan telinga presiden, kami akan jadi koordinator percepatan pengentasan kemiskinan pascabencana. Nantinya,  Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) juga akan jadi acuan untuk penyusunan langkah pemulihan yang tepat,” beber Iwan. 

    Target 4,5 Persen

    BP Taskin terus mendorong penguatan ekonomi dan inovasi di seluruh Indonesia melalui Rencana Induk Pengentasan Kemiskinan, inisiatif pemberdayaan masyarakat, dan kolaborasi aglomerasi wilayah. Lewat pendekatan graduasi kemiskinan, BP Taskin juga mendorong masyarakat untuk menjadi pelaku utama pemenuhan kebutuhan dasar hingga peningkatan pendapatan, pemberdayaan, tabungan, dan investasi.

    Iwan Sumule menegaskan bahwa pihaknya akan sungguh-sungguh dalam mengawal target penurunan kemiskinan dari 8,47 persen di tahun 2025 menjadi 4,5 persen di 2029. Untuk itu, dia mengajak kolaborasi semua pihak dalam mewujudkan target mulia tersebut. 

    “Pengentasan kemiskinan harus dilakukan bersama-sama. Perlu koordinasi dan kolaborasi yang baik berbagai pihak, mulai pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, hingga masyarakat,” tekannya. 

    “Jika Presiden Prabowo berhasil mewujudkan target-target itu hingga 2029. Artinya, cukup dengan diberikan kesempatan sekali lagi kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, agar target penurunan kemiskinan bisa berlanjut dan mewujudkan kemiskinan 0 persen di tahun 2034,” tutupnya.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    7 Ribu Guru Berebut 40 Kursi Kepsek di Banten

    January 19, 2026

    Ngobrol Serius dengan Kapolri

    January 19, 2026

    Geger Biduan di Panggung Isra Miraj Banyuwangi

    January 19, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Ade Solanke Resmi Gabung Bournemouth, Teken Kontrak Jangka Panjang

    Berita Olahraga January 19, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Inggris: Bek kiri Ade Solanke mengatakan dia “sangat gembira” menandatangani kontrak jangka…

    7 Ribu Guru Berebut 40 Kursi Kepsek di Banten

    January 19, 2026

    Gempa M5,1 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut Akibat Aktivitas Lempeng Laut Maluku : Okezone News

    January 19, 2026

    JJ Redick Soroti Ketidakpastian Wasit di Laga NBA

    January 19, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Ade Solanke Resmi Gabung Bournemouth, Teken Kontrak Jangka Panjang

    January 19, 2026

    7 Ribu Guru Berebut 40 Kursi Kepsek di Banten

    January 19, 2026

    Gempa M5,1 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut Akibat Aktivitas Lempeng Laut Maluku : Okezone News

    January 19, 2026

    JJ Redick Soroti Ketidakpastian Wasit di Laga NBA

    January 19, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.