Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dortmund Ditekuk Tottenham, Niko Kovac: Kami Harus Terima Kekalahan

    January 21, 2026

    Pencabutan Izin Toba Pulp Jadi Momentum Percepatan RUU Komoditas

    January 21, 2026

    Tim SAR Temukan Black Box Pesawat ATR 42-500 pada Hari Kelima Pencarian : Okezone News

    January 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Uang yang Diamankan dari Rumah Pribadi SF Hariyanto Ternyata Hasil Pemerasan

    Uang yang Diamankan dari Rumah Pribadi SF Hariyanto Ternyata Hasil Pemerasan

    PewartaIDBy PewartaIDDecember 17, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Hal itu disampaikan Jurubicara KPK, Budi Prasetyo saat ditanya soal uang Rupiah dan Dolar Singapura yang ditemukan tim penyidik saat menggeledah rumah pribadi SF Hariyanto pada Senin, 15 Desember 2025.


    “Untuk sejumlah uang yang ditemukan dan diamankan oleh penyidik tentu itu adalah uang-uang yang diduga terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi yang saat ini sedang dilakukan penyidikan oleh KPK,” kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 17 Desember 2025.

    Selain rumah pribadi SF Hariyanto, penyidik KPK juga menggeledah rumah dinas Wakil Gubernur Riau dan mengamankan dokumen yang relevan.



    Budi menyatakan bahwa dokumen dan temuan yang disita akan dianalisis untuk menelusuri kemungkinan modus serupa terjadi di dinas-dinas lain, serta sejauh mana perkara ini dapat dikembangkan.

    “Nanti dari setiap dokumen yang diamankan dan disita akan dipelajari dan dianalisis yang terkait dengan konstruksi perkara ini, termasuk apakah modus-modus serupa juga terjadi di dinas-dinas lainnya. Ini yang kemudian nanti akan terus ditelusuri, apakah kemudian penyidikan perkara ini bisa berkembang sejauh mana. Ini nanti tergantung dengan alat bukti,” pungkas Budi.

    Kasus ini berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK sejak Senin, 3 November 2025, yang menetapkan tiga tersangka dan langsung ditahan. Mereka adalah; Abdul Wahid (AW), Gubernur Riau (saat itu), M Arief Setiawan (MAS), Kepala Dinas PUPR PKPP Pemprov Riau, dan Dani M Nursalam (DAN), Tenaga Ahli Gubernur Riau, 

    Pada Mei 2025, terjadi pertemuan untuk membahas penambahan anggaran sebesar Rp106 miliar pada UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I-VI Dinas PUPR PKPP. Awalnya disepakati fee sebesar 2,5 persen, namun Arief (mewakili Abdul Wahid) kemudian meminta fee sebesar 5 persen atau senilai Rp7 miliar.

    Para Kepala UPT yang menolak diancam akan dicopot atau dimutasi, yang di kalangan Dinas PUPR Riau dikenal dengan istilah “jatah preman.”

    Kesepakatan 5 persen (Rp7 miliar) ini kemudian dilaporkan kepada Kepala Dinas dengan menggunakan bahasa kode “7 batang.”

    Uang dari para Kepala UPT dikumpulkan oleh Ferry (selaku pengepul). 

    Sejak Juni hingga November 2025, total setoran yang terkumpul mencapai Rp4,05 miliar dari kesepakatan awal Rp7 miliar. Secara rinci, Abdul Wahid diduga menerima total Rp2,25 miliar melalui perantara seperti Dani dan Arief.

    Tim penyidik telah melakukan serangkaian penggeledahan pada 7-12 November: Penggeledahan dilakukan di Kantor Gubernur Riau, Kantor Dinas PUPR, Kantor BPKAD, rumah dinas Gubernur Riau, serta rumah tersangka Muhammad Arief Setiawan dan Dani M Nursalam.

    Pada 15 Desember tim penyidik juga menggeledah  rumah pribadi SF Hariyanto dan rumah dinas Wakil Gubernur Riau, dengan temuan uang tunai dan dokumen.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Pencabutan Izin Toba Pulp Jadi Momentum Percepatan RUU Komoditas

    January 21, 2026

    Koperasi Pesantren Didorong Jadi Kakak Asuh Kopdes Merah Putih

    January 21, 2026

    Nilai Lahan TNI AU di Lampung Diserobot Kebun Tebu Rp14,5 T

    January 21, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Dortmund Ditekuk Tottenham, Niko Kovac: Kami Harus Terima Kekalahan

    Berita Olahraga January 21, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Champions: Pelatih Borussia Dortmund, Niko Kovac, mengatakan bahwa kekalahan dari Tottenham Hotspur di…

    Pencabutan Izin Toba Pulp Jadi Momentum Percepatan RUU Komoditas

    January 21, 2026

    Tim SAR Temukan Black Box Pesawat ATR 42-500 pada Hari Kelima Pencarian : Okezone News

    January 21, 2026

    Korupsi Kepala Daerah Persoalan Serius

    January 21, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Dortmund Ditekuk Tottenham, Niko Kovac: Kami Harus Terima Kekalahan

    January 21, 2026

    Pencabutan Izin Toba Pulp Jadi Momentum Percepatan RUU Komoditas

    January 21, 2026

    Tim SAR Temukan Black Box Pesawat ATR 42-500 pada Hari Kelima Pencarian : Okezone News

    January 21, 2026

    Korupsi Kepala Daerah Persoalan Serius

    January 21, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.