Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kristian Pihl Menjabat Sebagai CEO Badminton Denmark

    January 24, 2026

    Pencuri Gondol Bitcoin Sitaan Senilai Rp800 Miliar dari Korsel

    January 24, 2026

    Indonesia Masters 2026: Unik, Atraksi DJ Tong Sampah Hibur Penonton di Istora Senayan : Okezone Sports

    January 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Program Presiden»Skandal Perusahaan asal China Kemplang Pajak Rugikan Negara Triliunan, Purbaya: Mereka Beli KTP : Okezone Economy

    Skandal Perusahaan asal China Kemplang Pajak Rugikan Negara Triliunan, Purbaya: Mereka Beli KTP : Okezone Economy

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 9, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Skandal Perusahaan asal China Kemplang Pajak Rugikan Negara Triliunan, Purbaya: Mereka Beli KTP (Foto: Okezone)




    JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rencana tegas untuk melakukan tindakan hukum terhadap sejumlah perusahaan baja asal China yang beroperasi secara ilegal di Indonesia. Perusahaan-perusahaan tersebut diduga kuat melakukan praktik penggelapan pajak secara masif serta penyalahgunaan identitas kependudukan.

    Berdasarkan data awal, modus operandi yang digunakan meliputi pembelian data KTP untuk identitas perusahaan bayangan serta menghindari kewajiban Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

    “Ada perusahaan baja China operasi di sini lho. Nama-namanya mungkin mereka beli KTP, tapi dia enggak bayar PPN. Tadinya mau digerebek, tapi nanti kita lihat dengan saat yang tepat,” tegas Purbaya usai konferensi pers APBN KiTa, Kamis (8/1/2026).

    Purbaya menyoroti besarnya potensi pendapatan negara yang hilang akibat praktik culas ini. Berdasarkan informasi dari sumber internal industri yang kredibel, satu perusahaan baja saja diperkirakan dapat merugikan negara hingga triliunan rupiah setiap tahunnya.

    “Baja saja potensinya kata orang yang sudah insaf itu setahun bisa Rp4 triliun lebih, jadi besar itu, banyak perusahaan,” ungkap Purbaya.

     



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Indonesia Masters 2026: Unik, Atraksi DJ Tong Sampah Hibur Penonton di Istora Senayan : Okezone Sports

    January 24, 2026

    Pakar Hukum Sebut BPK Tidak Berhak Audit PIHK : Okezone News

    January 24, 2026

    Lagi Viral Istilah Gas Whipping dan Jadi Sorotan Netizen, Apa Itu? : Okezone Women

    January 24, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Kristian Pihl Menjabat Sebagai CEO Badminton Denmark

    Berita Olahraga January 24, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Badminton : Kristian Pihl akan menjabat sebagai CEO Badminton Denmark pada 31 Mei…

    Pencuri Gondol Bitcoin Sitaan Senilai Rp800 Miliar dari Korsel

    January 24, 2026

    Indonesia Masters 2026: Unik, Atraksi DJ Tong Sampah Hibur Penonton di Istora Senayan : Okezone Sports

    January 24, 2026

    Prediksi Alaves vs Real Betis, 26 Januari 2026 La Liga

    January 24, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Kristian Pihl Menjabat Sebagai CEO Badminton Denmark

    January 24, 2026

    Pencuri Gondol Bitcoin Sitaan Senilai Rp800 Miliar dari Korsel

    January 24, 2026

    Indonesia Masters 2026: Unik, Atraksi DJ Tong Sampah Hibur Penonton di Istora Senayan : Okezone Sports

    January 24, 2026

    Prediksi Alaves vs Real Betis, 26 Januari 2026 La Liga

    January 24, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.