Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Prediksi Hamburger SV vs Bayer Leverkusen, 14 Januari 2026 Bundesliga

    January 12, 2026

    Nadiem Makarim dan Yudisialisasi Kebijakan Publik

    January 12, 2026

    BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Melanda Jabodetabek Sepanjang Hari : Okezone News

    January 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»17 WNI Ditahan Maritim Malaysia Akibat Berlabuh secara Ilegal

    17 WNI Ditahan Maritim Malaysia Akibat Berlabuh secara Ilegal

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 9, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Batam, CNN Indonesia —

    Sebanyak 17 warga negara Indonesia (WNI) ditahan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APPM) zona Maritim Mersing lantaran berlabuh secara ilegal dengan kapal tugboat.

    Selain menahan 17 WNI yang merupakan anak buah kapal (ABK), Maritim Malaysia juga menindak kapal tugboat yang mengangkut bijih besi dengan kapal tongkang tersebut.

    Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BP2D) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan untuk menangani perkara itu pihaknya berkoordinasi dengan KJRI di Johor dan KBRI di Kuala Lumpur, Malaysia.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Para WNI yang ditahan Maritim Malaysia itu berusia 34 hingga 51 tahun. Mereka ditahan sekitar 0,4 mil laut barat Pulau Besar, perairan Malaysia sekitar pukul 23.00 WIB.

    Dalam pernyataaannya, Pengarah zona Maritim Mersing, Komander Maritim Suhaizan bin Saadin mengatakan sebuah kapal tunda bersama tongkang tersebut ditahan pasukan patroli Maritim Malaysia ketika melaksanakan OP JAKSA / OP TIRIS 3.0.





    Dia menyebut kapal tunda yang diduga mengangkut bijih besi itu tidak melapor datang dari Singapura setelah berlabuh di perairan Pulau Besar, Malaysia.

    Dari hasil pemeriksaan. kapal tugboat dan muatannya terdaftar di bawah Ordinan Perkapalan Saudagar 1952 di Singapura.

    “Hasil pemeriksaan mendapati, dua bot tunda bersama tongkang diduga telah melakukan pelanggaran karena gagal melaporkan kedatangan dan berlabuh tanpa izin dari Direktur Departemen Kelautan Malaysia,” kata Suhaizan bin Saadin dalam keterangan resmi, pada Kamis (8/1).

    Lebih lanjut, dia mengatakan nakhoda dan ABK WNI tersebut ditahan sebelum dibawa ke dermaga Maritim Mersing untuk diserahkan kepada Petugas Investigasi Maritim Malaysia guna diproses lebih lanjut.

    Suhaizan menjelaskan Maritim Malaysia tidak akan berkompromi terhadap kegiatan yang melanggar undang-undang dan berkomitmen dalam melaksanakan pengawasan dalam menjaga laut di sepanjang zona Maritim Malaysia (ZMM) dari aktivitas yang melanggar di perairan Malaysia.

    “Kapten dan semua kru ditahan sebelum dibawa ke dermaga Maritim Mersing untuk diserahkan kepada Petugas Investigasi Maritim Malaysia untuk tindakan lebih lanjut,” ucap Suhaizan.

    Sementara itu Kepala BP2D Kepri, Doli Boniara, mengatakan masih berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Johor maupun Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia.

    Doli mengaku belum mengetahui apakah 17 ABK WNI yang ditangkap berasal dari Kepri atau daerah lain di Indonesia.

    “Kita masih proses pengumpulan informasi dan koordinasi, belum mendapat laporan dari KJRI maupun KBRI di Johor Malaysia,” kata Doli kepada CNNIndonesia.com, Kamis kemarin.

    “Kalau sudah dapat informasi, akan kita sampaikan perkembangannya ya,” imbuh Doli.

    (arp/kid)






    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    5 Tersangka, Sita Rp6,38 Miliar

    January 12, 2026

    Warga Talaud Sulut Trauma Usai Diguncang Gempa Magnitudo 7,1

    January 12, 2026

    Kenapa Jawa Tengah Disebut ‘Kandang Banteng’?

    January 12, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Prediksi Hamburger SV vs Bayer Leverkusen, 14 Januari 2026 Bundesliga

    Berita Olahraga January 12, 2026

    Ligaolahraga.com -Di tengah tekanan untuk mempertahankan posisi empat besar di Bundesliga, Bayer Leverkusen akan menghadapi…

    Nadiem Makarim dan Yudisialisasi Kebijakan Publik

    January 12, 2026

    BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Melanda Jabodetabek Sepanjang Hari : Okezone News

    January 12, 2026

    Lebih Condong ke Liverpool, Marc Guehi Pilih Tunggu Hingga Musim Panas

    January 12, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Prediksi Hamburger SV vs Bayer Leverkusen, 14 Januari 2026 Bundesliga

    January 12, 2026

    Nadiem Makarim dan Yudisialisasi Kebijakan Publik

    January 12, 2026

    BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Melanda Jabodetabek Sepanjang Hari : Okezone News

    January 12, 2026

    Lebih Condong ke Liverpool, Marc Guehi Pilih Tunggu Hingga Musim Panas

    January 12, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.