Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jadi Tersangka Suap, Kepala Kantor Pajak Jakut Dwi Budi Iswahyu Hartanya Rp4,8 Miliar : Okezone News

    January 11, 2026

    Liverpool Konfirmasi Musim Conor Bradley Berakhir Lebih Cepat

    January 11, 2026

    Sumut Dibayangi Deflasi, Pangan Anjlok Petani Menjerit

    January 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Olahraga»Brad Binder Ungkap Kelemahan Utama yang Buatnya Sulit Bersaing di MotoGP

    Brad Binder Ungkap Kelemahan Utama yang Buatnya Sulit Bersaing di MotoGP

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 9, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Ligaolahraga.com –

    Berita MotoGP: Brad Binder secara terbuka mengakui satu kelemahan mendasar yang terus menghantui kariernya di MotoGP. Masalah tersebut bukan hal baru, namun dampaknya semakin terasa pada musim 2025.

    Pebalap Brad Binder dikenal sebagai salah satu rider paling agresif dan konsisten saat balapan. Namun di balik reputasi tersebut, Binder menyimpan satu kelemahan yang menurutnya selalu menghambat langkahnya di kelas premier MotoGP, yaitu performa kualifikasi.

    Binder merupakan juara dunia Moto3 2016 dan sempat dua kali finis tiga besar di Moto2 sebelum promosi ke MotoGP. Debutnya di kelas utama bahkan langsung mencuri perhatian setelah meraih kemenangan sensasional di Grand Prix Ceko pada penampilan ketiganya. Saat itu, banyak yang memprediksi karier Binder akan melesat jauh lebih cepat.

    Namun realitas tidak selalu berjalan sesuai harapan. Menjelang musim 2026 yang kabarnya bisa menjadi musim terakhirnya bersama KTM, Binder justru merefleksikan kariernya dengan nada penyesalan.

    Musim 2025 menjadi titik balik yang berat. Untuk pertama kalinya sejak musim debut, Binder gagal finis di sepuluh besar klasemen akhir. Ia tidak meraih satu pun podium, sementara rekan setimnya, Pedro Acosta, mampu mengoleksi 12 podium dan unggul telak dalam sesi kualifikasi.

    Binder mengakui bahwa masalah tersebut bukan hal baru. Dalam wawancara dengan Crash.net, ia secara jujur menyebut kualifikasi sebagai titik lemahnya sejak lama.

    “Saya memang tidak pernah menjadi pebalap yang hebat saat kualifikasi, itu sudah jelas,” ujar Binder.

    “Namun tahun ini kondisinya lebih buruk dari sebelumnya. Setiap kali saya mencoba memaksakan diri untuk satu lap cepat, di situlah masalah terbesar saya muncul.”

    Pebalap asal Afrika Selatan itu menjelaskan bahwa gaya balapnya justru lebih efektif saat berada dalam kondisi low grip dan ritme balapan panjang, bukan saat harus memaksimalkan performa satu lap.

    “Saya harus menemukan cara untuk tetap cepat dengan gaya balap yang lebih halus. Masalahnya, dua hal itu sering bertentangan,” lanjutnya.

    Pada musim lalu, Brad Binder tercatat 16 kali tersingkir di Q1, angka yang tergolong tinggi untuk pebalap berpengalaman. Statistik ini membuatnya kesulitan memulai balapan dari posisi ideal, sehingga peluang meraih hasil besar di hari Minggu semakin kecil.

    Menghadapi musim 2026, KTM melakukan perubahan dengan memasangkan Binder bersama kepala kru baru, Phil Marron, mantan kru Toprak Razgatlioglu di World Superbike. Binder berharap perubahan ini bisa membantunya mengatasi kelemahan lama yang selama ini menjadi penghambat terbesar dalam karier MotoGP-nya.

    Artikel Tag: Brad Binder, MotoGP 2026, ktm

    Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/brad-binder-ungkap-kelemahan-utama-yang-buatnya-sulit-bersaing-di-motogp





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Liverpool Konfirmasi Musim Conor Bradley Berakhir Lebih Cepat

    January 11, 2026

    Tottenham Apes: Bukan Hanya Gugur di Piala FA, Richarlison Juga Cedera

    January 11, 2026

    Piala FA 2020 Bukan Patokan, Mikel Arteta Bidik Prestasi Baru Arsenal

    January 11, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Jadi Tersangka Suap, Kepala Kantor Pajak Jakut Dwi Budi Iswahyu Hartanya Rp4,8 Miliar : Okezone News

    Program Presiden January 11, 2026

    Jadi Tersangka Suap, Kepala Kantor Pajak Jakut Dwi Budi Iswahyu…

    Liverpool Konfirmasi Musim Conor Bradley Berakhir Lebih Cepat

    January 11, 2026

    Sumut Dibayangi Deflasi, Pangan Anjlok Petani Menjerit

    January 11, 2026

    Bansos Pangan Siap Dicairkan ke 18,2 Juta Keluarga Selama 4 Bulan : Okezone Economy

    January 11, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Jadi Tersangka Suap, Kepala Kantor Pajak Jakut Dwi Budi Iswahyu Hartanya Rp4,8 Miliar : Okezone News

    January 11, 2026

    Liverpool Konfirmasi Musim Conor Bradley Berakhir Lebih Cepat

    January 11, 2026

    Sumut Dibayangi Deflasi, Pangan Anjlok Petani Menjerit

    January 11, 2026

    Bansos Pangan Siap Dicairkan ke 18,2 Juta Keluarga Selama 4 Bulan : Okezone Economy

    January 11, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.