Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Great Institute, Sudarto dalam diskusi Ekonomi Indonesia 2026 dengan tema: “Melangkah Maju Di Tengah Ketidakpastian” yang diselenggarakan di kantor Great Institute, Jalan Taman Gunawarman Timur Nomor 15, Jakarta Selatan, pada Sabtu 10 Januari 2026.
“Sejauh ini kami optimis, Indonesia masih stabil. Kami melihat kepemimpinan Presiden Prabowo membuat Indonesia bisa melangkah lebih maju lagi,” kata Sudarto.
Menurut Sudarto, geopolitik global ke depan makin sangat memanas, terlebih usai penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat.
Belum lagi dengan ketegangan yang masih terjadi dan belum selesai, Rusia dengan Ukraina, kemudian Cina dengan Taiwan, kemudian Timur Tengah saat Iran sedang bergejolak sekarang.
Lanjut Sudarto, kondisi tersebut ini tentu berdampak pada Indonesia, utamanya melalui dampak tidak langsung pada harga minyak dunia dan nilai tukar mata uang.
“Geopolitik itu akan berpengaruh, terutama karena nilai Dolar dan minyak. Nah itu yang jadi tantangan,” kata Sudarto.
Selain tantangan geopolitik, Sudarto juga mengingatkan pemerintah bahwa Indonesia merupakan wilayah yang kerap dilanda bencana alam.
Oleh karena itu, Great meminta pemerintah belajar dari evaluasi bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir tahun 2025.
“Jadi kita tidak bisa menghindar itu sepertinya bencana alam akan terjadi, tapi kita bisa mengurangi dampaknya dengan mitigasi bencana yang tepat oleh pemerintah,” demikian Sudarto.

