Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rangers Incar Duo Sunderland, Dan Neil dan Romaine Mundle

    January 12, 2026

    BEI Suspensi Empat Saham, Dua Lainnya Kembali Diperdagangkan

    January 12, 2026

    Hakim Tolak Eksepsi Nadiem, Sidang Korupsi Chromebook Lanjut ke Pembuktian : Okezone News

    January 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»5 Tersangka, Sita Rp6,38 Miliar

    5 Tersangka, Sita Rp6,38 Miliar

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 12, 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



    Daftar Isi



    Jakarta, CNN Indonesia —

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pegawai Direktorat Jenderal Perpajakan (DJP) Kementerian Keuangan Jakarta Utara.

    Juru Bicara KPK Budi Prasetyo juga telah mengonfirmasi adanya OTT pada hari Jumat hingga Sabtu (dini hari), yakni 9-10 Januari 2026.

    “Terkonfirmasi, ada kegiatan di lapangan, di wilayah Jakarta,” ucap Budi.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Berikut fakta-fakta terkait dengan kegiatan OTT tersebut:

    8 ditangkap, 5 tersangka

    KPK mengamankan delapan orang, di antaranya berinisial DWB selaku Kepala KPP Madya Jakut, HRT selaku Kepala Seksi Pemeriksaan, Penilaian, dan Penagihan KPP Madya Jakut, AGS selaku Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi (Waskon) KPP Madya Jakut.





    Selanjutnya ada ASB Tim Penilai di KPP Madya Jakut; ABD selaku Konsultan Pajak; PS Direktur SDM dan PR PT WP; EY Staf PT WP; dan ASP selaku pihak swasta.

    Dari delapan orang tersebut, lima di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

    “Setelah dilakukan pemeriksaan intensif pada tahap penyelidikan dan telah ditemukan unsur dugaan peristiwa pidananya, maka perkara ini naik ke tahap penyidikan, yang kemudian setelah ditemukan kecukupan alat bukti, KPK menetapkan 5 orang sebagai tersangka,” ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers, Minggu (11/1).

    Kelima orang tersangka tersebut ialah Kepala KPP Madya Jakut Dwi Budi (DWB), Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakut Agus Syaifudin (AGS), Tim Penilai di KPP Madya Jakut Askob Bahtiar (ASB), konsultan pajak Abdul Kadim Sahbudin (ABD), serta Staf PT Wanatiara Persada Edy Yulianto (EY).

    Sita Rp6,38 miliar

    KPK mengatakan juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya uang tunai, valuta asing (valas), dan logam mulia yang nilainya mencapai Rp6,38 Miliar.

    “Barang bukti yang diamankan dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini dalam bentuk uang, baik rupiah maupun mata uang asing, dan juga logam mulia. Nilainya mencapai sekitar Rp6 miliar,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Sabtu (10/1).

    Rinciannya meliputi uang tunai sebesar Rp793 juta; Uang tunai sebesar 165 ribu dolar Singapura atau setara Rp2,16 miliar; Logam Mulia seberat 1,3 kg atau senilai Rp3,42 miliar.

    Suap pengurangan pajak

    KPK mengatakan OTT terhadap pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan ini terkait dugaan suap pengurangan nilai pajak.

    “Suap terkait pengurangan nilai pajak,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto di Jakarta, Sabtu (10/1).

    Kerugian negara Rp59 miliar

    Kerugian negara dalam perkara iniĀ terhitung hingga Rp59 miliar.

    Kerugian tersebut timbul akibat adanya penyesuaian jumlah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2023. Awalnya, PT Wanatiara Persada seharusnya membayar sekitar Rp75 miliar, namun nilai tersebut diubah menjadi Rp15,7 miliar.

    Nilai tersebut turun Rp59,3 miliar atau 80 persen dari nilai awal yang ditetapkan, sehingga menyebabkan pendapatan negara menjadi berkurang sangat signifikan.

    3 pegawai dinonaktifkan

    Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberhentikan sementara tiga pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara.

    “Terhadap pegawai DJP yang ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan, DJP menerapkan pemberhentian sementara sesuai Pasal 53 ayat (2) UU Nomor 20 Tahun 2023,” ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Rosmauli dalam keterangan tertulis, Minggu.

    Rosmauli menegaskan pihaknya akan kooperatif dan mendukung penuh upaya penegakan hukum yang dilakukan KPK.

    “DJP akan terus berkoordinasi dengan KPK untuk mengusut tuntas siapapun oknum pegawai yg terlibat dan jika terbukti bersalah akan menjatuhkan sanksi semaksimal mungkin sesuai ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.

    Respons Menkeu Purbaya

    Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya mengatakan Kemenkeu akan memberikan pendampingan hukum kepada pejabat pajak yang terkena OTT tersebut.

    “Ada pendampingan hukum Kementerian Keuangan dalam bidang hukum karena tidak boleh ditinggalkan. Karena bagaimana pun juga itu pegawai Kementerian Keuangan,” kata Purbaya di usai rapat percepatan pemulihan pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/1).

    Namun, Purbaya menegaskan upaya tersebut bukan bentuk intervensi.

    “Tapi kan jalan proses hukum yang seharusnya ada, bukan berarti intervensi, bukan. Kalau proses hukum kan ada pendampingan. Perusahaan begitu juga kan. Jadi tidak kita tinggal sendirian, tapi tidak ada intervensi juga,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Purbaya memastikan Kemenkeu akan menerima apa pun putusan hukum terhadap para tersangka tersebut.

    “Jadi kalau di hukum, di pengadilan, seperti apa, di pemeriksaan seperti apa, salah atau enggak, buktinya kuat apa enggak, itu aja. Kalau putusannya seperti apa, apa pun kita terima,” ujarnya.

    (fam/isn)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Andre Rosiade Datangi Bareskrim, Minta Usut Tambang Ilegal di Sumbar

    January 12, 2026

    Atap SD di Pademangan Jakut Roboh Imbas Hujan Deras, Siswa Dievakuasi

    January 12, 2026

    Prabowo Tanya Kepala Sekolah Rakyat: Anak-anak Sudah Senang Baca?

    January 12, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Rangers Incar Duo Sunderland, Dan Neil dan Romaine Mundle

    Berita Olahraga January 12, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Transfer: Raksasa Skotlandia, Rangers dilaporkan tertarik untuk mendatangkan duo Sunderland, Dan Neil dan…

    BEI Suspensi Empat Saham, Dua Lainnya Kembali Diperdagangkan

    January 12, 2026

    Hakim Tolak Eksepsi Nadiem, Sidang Korupsi Chromebook Lanjut ke Pembuktian : Okezone News

    January 12, 2026

    Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Kasus Chromebook

    January 12, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Rangers Incar Duo Sunderland, Dan Neil dan Romaine Mundle

    January 12, 2026

    BEI Suspensi Empat Saham, Dua Lainnya Kembali Diperdagangkan

    January 12, 2026

    Hakim Tolak Eksepsi Nadiem, Sidang Korupsi Chromebook Lanjut ke Pembuktian : Okezone News

    January 12, 2026

    Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Kasus Chromebook

    January 12, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.