Kondisi tersebut turut berdampak pada keterlambatan layanan bus Transjakarta pada beberapa koridor dan rute yang melintasi area terdampak.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi DPM menyampaikan, keterlambatan terjadi pada Koridor 5, 7, 9, dan 10.
Selain itu, sejumlah rute seperti 5C, 7C, 7D, 7P, 7W, 9A, 9C, B41, dan D11, serta beberapa rute mikrotrans juga terdampak akibat kondisi lalu lintas yang padat.
“Transjakarta menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta berhati-hati di perjalanan,” ujarnya.
Transjakarta memastikan terus melakukan pemantauan situasi lalu lintas dan kondisi operasional armada secara berkala. Koordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait juga dilakukan untuk mengantisipasi hambatan di lapangan, termasuk pengaturan rute dan penyesuaian waktu tempuh di titik-titik rawan kemacetan.
Seiring membaiknya cuaca dan arus lalu lintas, Transjakarta berharap layanan dapat kembali berjalan normal. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan informasi resmi melalui kanal layanan Transjakarta guna memperoleh pembaruan terkini, serta merencanakan perjalanan dengan lebih cermat di tengah potensi cuaca ekstrem.

