Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Meski Berat, Dino Toppmoller Optimis Frankfurt Kalahkan Stuttgart

    January 13, 2026

    Harga Emas dan Perak Tembus Rekor Tertinggi di Tengah Ketegangan Politik AS

    January 13, 2026

    Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Kepala Bakom: Negara Hadir untuk Anak-Anak Miskin Ekstrem : Okezone News

    January 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»PDIP Kekuatan Penyeimbang Kekuasaan

    PDIP Kekuatan Penyeimbang Kekuasaan

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 12, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Demikian disampaikan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya di acara penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP tahun 2026, di Ancol, Jakarta Utara, pada Senin 12 Januari 2026.


    “Ini bukan sikap netral. Ini bukan posisi abu-abu. Ini adalah keputusan ideologis,” kata Megawati.

    Presiden ke-5 RI ini menuturkan bahwa sebagai partai ideologis yang mewarisi ajaran Bung Karno, PDIP memandang peran penyeimbang bukan sebagai sikap negatif atau destruktif. 



    Sebaliknya, hal tersebut merupakan pengabdian politik kepada rakyat, bangsa, dan negara, sebagaimana dicita-citakan dalam Pancasila dan UUD 1945.

    “Kita mendukung setiap kebijakan negara yang berpihak kepada rakyat, yang menjamin keadilan sosial, memperkuat kedaulatan nasional, serta menjaga kelestarian lingkungan hidup,” kata Megawati.

    Meski begitu, Megawati menekankan bahwa pada saat yang sama, PDIP memiliki kewajiban sejarah dan konstitusional untuk mengoreksi, menentang, bahkan melawan kebijakan yang menyimpang dari Pancasila, UUD 1945, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

    “Pengalaman sejarah juga membuktikan bahwa legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Megawati.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Harga Emas dan Perak Tembus Rekor Tertinggi di Tengah Ketegangan Politik AS

    January 13, 2026

    Permudah Penyidikan, Yaqut Sebaiknya Ditahan

    January 13, 2026

    Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Perairan Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

    January 13, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Meski Berat, Dino Toppmoller Optimis Frankfurt Kalahkan Stuttgart

    Berita Olahraga January 13, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Jerman: Manajer Eintracht Frankfurt, Dino Toppmoller, tetap optimis timnya bisa meraih hasil…

    Harga Emas dan Perak Tembus Rekor Tertinggi di Tengah Ketegangan Politik AS

    January 13, 2026

    Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Kepala Bakom: Negara Hadir untuk Anak-Anak Miskin Ekstrem : Okezone News

    January 13, 2026

    Dedi Mulyadi Bangun Sekolah Maung di Jawa Barat, Ada 6 Jurusan

    January 13, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Meski Berat, Dino Toppmoller Optimis Frankfurt Kalahkan Stuttgart

    January 13, 2026

    Harga Emas dan Perak Tembus Rekor Tertinggi di Tengah Ketegangan Politik AS

    January 13, 2026

    Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Kepala Bakom: Negara Hadir untuk Anak-Anak Miskin Ekstrem : Okezone News

    January 13, 2026

    Dedi Mulyadi Bangun Sekolah Maung di Jawa Barat, Ada 6 Jurusan

    January 13, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.