Penghargaan ini diberikan oleh National Research Council of Thailand (NRCT) atas inovasi mereka yang bernama SoilPIN — sebuah alat portabel pemantau kesehatan tanah berbasis kecerdasan buatan (AI).
Tim yang terdiri dari Nazeer Omar Verico (Mentari Intercultural School Jakarta-MISJ), Armand Muhammad Abdullah (British School Jakarta-BSJ), Muhammad Argi Imrantama (Mentari Intercultural School Jakarta-MISJ), Baraputra Nathan Ararya (Mentari Intercultural School Jakarta-MISJ), Shah Jehan Abhiraj Kamal (Mentari Intercultural School Bintaro – MISB), Bryan Adrian Romeli (Mentari Intercultural School Jakarta-MISJ), dan Kianu Adiara Anggun (Jakarta Intercultural School-JIS) ini menciptakan SoilPIN sebagai solusi praktis untuk membantu petani dan peneliti dalam memantau kualitas tanah secara real-time.
Alat ini mampu mengukur parameter penting tanah seperti kelembaban, pH, suhu, dan kandungan nutrisi, lalu mengirimkan data ke aplikasi smartphone yang dilengkapi analisis AI.
Tim asal Indonesia tersebut menciptakan SoilPIN sebagai solusi praktis untuk membantu petani dan peneliti dalam memantau kualitas tanah secara real-time.
Alat ini mampu mengukur parameter penting tanah seperti kelembaban, pH, suhu, dan kandungan nutrisi, lalu mengirimkan data ke aplikasi smartphone yang dilengkapi analisis AI.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat melihat peta sebaran kualitas tanah, mendapatkan rekomendasi perbaikan lahan, dan memantau perubahan kesehatan tanah dari waktu ke waktu.
SoilPIN telah diujicobakan di lahan pertanian di Bandung dan menunjukkan potensi besar untuk meningkatkan produktivitas pertanian berkelanjutan.
“SoilPIN tidak hanya alat ukur, tetapi juga mitra pintar bagi petani. Dengan AI, kami ingin memberikan insight yang actionable untuk perbaikan tanah,” kata perwakilan tim, dikutip Selasa 13 Januari 2025.
IPTEx merupakan ajang internasional yang memamerkan inovasi teknologi dan kekayaan intelektual dari berbagai negara.
SoilPIN adalah probe tanah portabel yang terhubung dengan aplikasi berbasis AI untuk pemetaan dan rekomendasi kesehatan tanah. Alat ini dirancang untuk mudah digunakan, akurat, dan terjangkau, khususnya bagi petani di daerah terpencil.

