Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Le Bris Kagum Etos Kerja Noah Sadiki Usai Langsung Gaspol Pasca AFCON

    January 13, 2026

    Kris Tomahu Kejutkan Penggemar dengan Kolaborasinya Bersama Ipang Lazuardi : Okezone Celebrity

    January 13, 2026

    Lorenzo Colombo Semakin Dekat Untuk Jadi Pemain Permanen Milik Genoa

    January 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Jagal Sapi di Surabaya Kembali Demo, Mogok Kerja Tolak Relokasi RPH

    Jagal Sapi di Surabaya Kembali Demo, Mogok Kerja Tolak Relokasi RPH

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 13, 2026No Comments5 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Surabaya, CNN Indonesia —

    Ratusan pedagang dan jagal Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian kembali melakukan aksi demonstrasi menolak relokasi ke Tambak Oso Wilangun (TOW), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (13/1).

    Jika dalam aksi pada Senin (12/1) mereka berunjuk rasa di depan DPRD Surabaya, pada hari ini sasaran demo mereka adalah Balai Kota Surabaya.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Berdasarkan pantauan, saat tiba di Balai Kota, massa langsung melakukan orasi dari luar gerbang yang telah terpasang kawat berduri. Pada demo hari ini tak terlihat demonstran yang membawa sapi seperti yang mereka lakukan di depan DPRD Surabaya pada awal pekan ini.

    Koordinator para jagal dan pedagang daging sapi se-Kota Surabaya Abdullah Mansyur menegaskan, mereka kompak melakukan mogok kerja dan berjualan agar peredaran daging sapi di Kota Pahlawan kosong. 





    Mansyur menyampaikan hal itu akan terus mereka lakukan, sampai Wali Kota Surabaya mencabut surat tentang kebijakan pemindahan RPH Pegirian ke TOW.

    “Dari kemarin sampai hari ini masih mogok kerja, karena ini sebagai alarm terhadap stabilitas nasional secara ekonominya. Kami akan melakukan aksi mogok sampai betul-betul tuntutan kami dipenuhi,” kata Abdullah.

    “Kami pastikan ya, untuk kemudian di kota Surabaya tidak akan ada peredaran daging sapi. Kami melihat, bisa cek di pasar-pasar, di kota Surabaya itu tidak ada peredaran daging sapi sama sekali,” tambahnya.

    Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Arimbi, Hanifah (44) mengaku mereka ikut dengan jagal memprotes relokasi RPH Pegirian ke TOW. Meski yang dipindah hanya jagal, baginya pedagang juga akan ikut terdampak.

    “Kalau jagal dipindah otomatis jualannya dipindah,” kata Hanifah.

    Ana (53) pedagang lain di Pasar Arimbi menyatakan ikut menolak RPH Pegirian dipindah ke TOW karena terlalu jauh. Sementara itu, sambungnya, iming-iming fasilitas pengangkut daging juga tak menjamin tetap dilakukan setelah kepemimpinan Eri Cahyadi selaku Wali Kota Surabaya saat ini selesai.

    “Mungkin [ada fasilitas pengangkut] selama dia menjabat, enggak mungkin selamanya. Itu hanya iming-iming. Tiba-tiba sudah selesai, enggak ada komunikasi sama jagal. Kenapa enggak cari tempat lain, kenapa harus di sana, terlalu jauh,” kata Ana.

    Berdasarkan pantauan, aksi juga sempat diwarnai ketegangan. Hal itu terjadi saat massa aksi nekat masuk ke lobby balai kota menerobos masuk dengan memanjat pagar taman yang tak diberikan kawat berduri.

    Puluhan ibu-ibu terlihat berteriak meminta agar Wali Kota Eri Cahyadi atau perwakilan Pemkot Surabaya menemui massa. Mereka juga menggedor-gedor pintu kaca. Beberapa pot bunga di sekitar pintu masuk juga tampak rusak.

    Polisi dan Satpol PP yang berada di dalam gedung berusaha menahan pintu kaca agar tidak pecah. Massa aksi terlihat terus memaksa masuk dan sempat mendorong petugas yang berjaga.

    Adu mulut antara pedagang dan aparat juga terjadi di area anak tangga Balai Kota. Meski mendapat peringatan dari petugas, massa tetap bersikeras meminta bertemu langsung dengan Wali Kota.

    Namun, tak berselang lama, aparat kepolisian dan Satpol PP akhirnya membubarkan massa. Situasi di depan Balai Kota Surabaya pun berangsur kondusif, meski pengamanan masih terus diperketat.

    Respons Dirut RPH

    Sementara itu Direktur Utama PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda, Fajar Arifianto Isnugroho mengakui aksi mogok massal yang dilakukan para jagal di RPH Pegirian sempat berdampak pada distribusi daging segar di Kota Surabaya.

    Namun, manajemen PT RPH Perseroda Surabaya memastikan ketersediaan daging sapi bagi masyarakat masih dalam kondisi aman. Fajar pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas dampak aksi mogok tersebut.

    “Jadi yang pertama saya meminta maaf kepada masyarakat Surabaya. Karena akibat aksi mogok memotong sapi di (RPH) Pegirian, masyarakat agak kesulitan mendapatkan pasokan daging segar,” kata Fajar di Balai Kota Surabaya.

    Meski demikian, Fajar menegaskan stok daging sapi di Kota Surabaya masih mencukupi. Berdasarkan hasil pemantauan tim monitoring RPH, pemotongan sapi masih berjalan di unit RPH Kedurus.

    “Saya pastikan hari ini, saya cek tadi oleh tim monitoring daging RPH bahwa ketersediaan daging masih cukup. Karena apa? Kami masih punya RPH Surabaya unit Kedurus yang masih memotong sapi hari ini. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, tidak perlu panik,” jelasnya.

    Selain itu, Fajar juga memastikan bahwa masyarakat tetap dapat memperoleh daging sapi melalui outlet resmi RPH Surabaya maupun pasar tradisional lain.

    Terkait rencana relokasi aktivitas pemotongan sapi dari Pegirian ke RPH TOW, Fajar menegaskan yang berpindah hanyalah lokasi pemotongan. Sedangkan Pasar Arimbi sebagai sentra perkulakan daging di Surabaya lokasinya tetap.

    Oleh karena itu, Fajar menyatakan manajemen RPH Surabaya memberikan waktu hingga akhir Idulfitri 2026 bagi para jagal Pegirian untuk tetap memaksimalkan fasilitas lama.

    Setelah periode tersebut, seluruh aktivitas pemotongan akan dialihkan ke RPH TOW. Selama masa transisi, RPH akan mengoperasikan dua lokasi secara paralel.

    “Selama Januari, Februari, Maret, RPH memanfaatkan dua tempat pemotongan sekaligus. Paralel kami jalankan, TOW jalan, Pegirian jalan,” ujarnya.

    Menurut Fajar, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis dan operasional RPH TOW, termasuk kelengkapan fasilitas dan sertifikasi.

    Terkait dampak mogok kerja, Fajar menegaskan pihaknya tetap memprioritaskan jagal Pegirian untuk beroperasi di RPH TOW.

    Ia juga mengakui adanya minat dari jagal luar daerah untuk mengisi operasional di TOW, meski saat ini masih difokuskan bagi jagal Pegirian.

    “Respons dari jagal luar lumayan banyak. Tapi saya katakan sebentar dulu, kamu saya data, tapi saya perintahkan dulu jagal Pegirian untuk masuk,” ujarnya.

    Menurut Fajar, RPH TOW secara fasilitas telah siap beroperasi. Bahkan, fasilitas di sana lebih modern dibandingkan RPH Pegirian yang telah berusia hampir satu abad.

    Pihaknya berharap aksi mogok para jagal ini tidak berlarut-larut. Sebab, kata dia, hal ini dapat berpotensi merugikan para jagal sendiri.

    “Harapan kami jangan sampai mogok, karena kalau mereka mogok, pelanggannya akan cari supplier baru,” kata Fajar.

    (kid/frd/kid)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Kekaisaran Trump dan Kegilaan Perang

    January 13, 2026

    Marinir Dorong Semangat Belajar Anak-anak di Pedalaman Papua

    January 13, 2026

    Terharu Bertemu Prabowo

    January 13, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Le Bris Kagum Etos Kerja Noah Sadiki Usai Langsung Gaspol Pasca AFCON

    Berita Olahraga January 13, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Inggris: Manajer Sunderland, Regis Le Bris, melontarkan pujian tinggi kepada Noah Sadiki…

    Kris Tomahu Kejutkan Penggemar dengan Kolaborasinya Bersama Ipang Lazuardi : Okezone Celebrity

    January 13, 2026

    Lorenzo Colombo Semakin Dekat Untuk Jadi Pemain Permanen Milik Genoa

    January 13, 2026

    Kekaisaran Trump dan Kegilaan Perang

    January 13, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Le Bris Kagum Etos Kerja Noah Sadiki Usai Langsung Gaspol Pasca AFCON

    January 13, 2026

    Kris Tomahu Kejutkan Penggemar dengan Kolaborasinya Bersama Ipang Lazuardi : Okezone Celebrity

    January 13, 2026

    Lorenzo Colombo Semakin Dekat Untuk Jadi Pemain Permanen Milik Genoa

    January 13, 2026

    Kekaisaran Trump dan Kegilaan Perang

    January 13, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.