Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Milan Sangat Bergantung Pada Luka Modric, Capello: Tidak Mengejutkan!

    January 14, 2026

    BEI Suspensi IFSH dan SIPD, Empat Emiten Kembali Bisa Ditransaksikan

    January 14, 2026

    Buru 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Purbaya: 2 Raksasa Segera Disidak : Okezone Economy

    January 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»2.000 Tewas dalam Penumpasan Protes Besar-besaran

    2.000 Tewas dalam Penumpasan Protes Besar-besaran

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 14, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jumlah korban tewas akibat terus bertambah. Dikutip dari Associated Press, Rabu 14 Januari 2026, dalam laporan terbarunya, kelompok aktivis Human Rights Activists News Agency yang berbasis di Amerika Serikat (AS) melaporkan sedikitnya 2.003 orang tewas di tengah tindakan keras aparat keamanan.


    Disebutkan bahwa dari total korban tewas, sekitar 1.850 orang adalah demonstran, sementara 135 orang berafiliasi dengan pemerintah. Sedikitnya sembilan anak-anak dan sembilan warga sipil yang tidak terlibat protes juga dilaporkan tewas. Selain itu, lebih dari 16.700 orang ditahan.

    Laporan ini muncul setelah warga Iran untuk pertama kalinya dalam beberapa hari dapat melakukan panggilan telepon ke luar negeri, usai pemerintah memutus akses komunikasi selama operasi penumpasan demonstrasi.



    Setelah lama bungkam dan memutus akses komunikasi, televisi pemerintah Iran akhirnya mengakui adanya korban jiwa. Namun, mereka tidak merilis angka pasti. Pejabat hanya menyebut adanya “banyak martir” dan beralasan bahwa keterlambatan pengumuman data disebabkan oleh kondisi jenazah yang sulit diidentifikasi akibat luka parah.

    Protes bermula dari kemarahan publik terhadap memburuknya kondisi ekonomi, terutama runtuhnya nilai tukar Rial Iran. Mereka turun ke jalan. Namun dalam waktu singkat, demonstrasi berkembang menjadi tuntutan politik yang langsung menyasar rezim teokrasi, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang kini berusia 86 tahun, sebuah tindakan yang sebelumnya dianggap sangat tabu dan berbahaya di Iran

    Situasi ini memancing reaksi keras dari Washington. Melalui platform Truth Social, Presiden AS Donald Trump memberikan dukungannya secara terbuka kepada para demonstran:

    “Para Patriot Iran, TERUSLAH BERPROTES – KUASAI INSTITUSI KALIAN!!!”

    Trump juga menyatakan telah membatalkan seluruh pertemuan dengan pejabat Iran hingga penumpasan demonstran dihentikan, meski ia tidak merinci bentuk “bantuan” yang dijanjikannya.

    Dalam sejarah konflik Iran, pemerintah cenderung mengecilkan jumlah korban demonstran dan melabeli mereka sebagai “perusuh yang didukung asing”, sementara pihak AS sering menggunakan data dari kelompok aktivis seperti HRANA untuk menekan rezim Iran secara internasional.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    BEI Suspensi IFSH dan SIPD, Empat Emiten Kembali Bisa Ditransaksikan

    January 14, 2026

    Harga Minyak Stabil setelah Naik Selama Sepekan

    January 14, 2026

    Emas Antam Makin Mahal, Hari Ini Naik Lagi Rp13 Ribu

    January 14, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Milan Sangat Bergantung Pada Luka Modric, Capello: Tidak Mengejutkan!

    Berita Olahraga January 14, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Dalam sesi wawancara bersama La Gazzetta dello Sport, mantan pelatih Italia,…

    BEI Suspensi IFSH dan SIPD, Empat Emiten Kembali Bisa Ditransaksikan

    January 14, 2026

    Buru 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Purbaya: 2 Raksasa Segera Disidak : Okezone Economy

    January 14, 2026

    Gibran Batal ke Yahukimo Demi Keamanan, Ada Isu Pergerakan di Papua

    January 14, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Milan Sangat Bergantung Pada Luka Modric, Capello: Tidak Mengejutkan!

    January 14, 2026

    BEI Suspensi IFSH dan SIPD, Empat Emiten Kembali Bisa Ditransaksikan

    January 14, 2026

    Buru 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Purbaya: 2 Raksasa Segera Disidak : Okezone Economy

    January 14, 2026

    Gibran Batal ke Yahukimo Demi Keamanan, Ada Isu Pergerakan di Papua

    January 14, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.