
Jakarta, CNN Indonesia —
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan melayangkan teguran keras kepada jajaran direksi dan manajemen TransJakarta terkait insiden yang menimpa seorang penyandang disabilitas pengguna layanan TransJakarta Cares.
Beredar video seorang penumpang wanita tunanetra dengan kondisi pakaian kotor usai terjatuh ke saluran air (got) di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut terjadi karena penumpang tidak didampingi petugas hingga ke titik aman.
Video itu viral di media sosial dan menjadi perbincangan publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono tidak segan meminta maaf secara terbuka dan berjanji akan mengevaluasi jajaran direksi dan manajemen operasional TransJakarta.
“Yang seperti ini tidak boleh terulang kembali. Saya akan memberikan teguran kepada jajaran Direksi dan juga manajemen TransJakarta. Karena saya sudah berulang kali menyampaikan bahwa hal yang berkaitan dengan disabilitas, Jakarta harus lebih ramah. Dan secara khusus untuk ini saya minta maaf,” ujar Pramono usai menutup acara Jakarta Festive Wonders 2025, Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (13/1).
Selain menyoroti layanan transportasi, Pramono juga menyinggung perbaikan fasilitas penyeberangan bagi kelompok rentan.
Ia berencana merevitalisasi jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Sarinah, Jakarta Pusat dengan fasilitas yang lebih inklusif.
“Maka untuk yang di Sarinah, saya akan minta untuk dipasang lift, dan itu adalah JPO yang pertama yang ada di sepanjang jalan ini. Pasti itu adalah heritage. Mudah-mudahan nanti akan membuat semakin semarak Jakarta. Semua orang bisa menikmati Jakarta dengan lebih mudah,” ujar Pramono.
(kna/isn)
[Gambas:Video CNN]

