Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Enggak Sakit Mata Kalau Lewat

    January 14, 2026

    Enggak Sakit Mata Kalau Lewat

    January 14, 2026

    Statistik Buktikan Milan Tidak Pernah Menang Saat Luka Modric Tidak Bermain

    January 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Dokter PPDS Unsri Dibully dan Diperas demi Penuhi Gaya Hidup Senior

    Dokter PPDS Unsri Dibully dan Diperas demi Penuhi Gaya Hidup Senior

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 14, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Seorang mahasiswa di Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) mata Universitas Sriwijaya di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang diduga menjadi korban perundungan.

    Akibat perundungan para senior tersebut, mahasiswa berinisial OM itu diduga hendak mengakhiri hidup dan mengundurkan diri dari PPDS Unsri.

    Selain menjadi korban perundungan, korban juga mengalami pemerasan oleh para senior.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Diketahui korban harus membiayai gaya hidup mewah para seniornya seperti membiayai uang semesteran senior, clubbing dan party senior, alat olahraga, sewa padel, sepeda dan club sepeda bola senior, membeli skincare, menanggung makan dan minum senior.

    Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang bersama Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) mengaku telah melakukan investigasi dan mengambil tindakan terkait perundungan dan pemerasan mahasiswa Unsri.





    “FK telah mengeluarkan Surat Peringatan (SP) kepada para pelaku,” tegas Direktur Utama RSMH Palembang Siti Khalimah, Selasa (13/1).

    Menurut Khalimah, perundungan dan pemerasan terhadap mahasiswa Unsri ini terjadi antar sesama PPDS, yakni PPDS senior dan junior.

    “Untuk jumlah pelaku saya kurang tahu tapi ini antara senior dan junior di lingkungan PPDS. FK Unsri telah memanggil para pelaku dan sudah memberikan SP,” katanya.

    Khalimah menuturkan untuk SP yang diberikan FK Unsri kepada para pelaku perundungan dan pemerasan ke junior mahasiswa PPDS Unsri tidak begitu diketahuinya sebab itu merupakan kewenangan FK Unsri.

    “Namun yang saya tahu ada yang tertunda wisudanya. Itu yang saya tahu. Untuk jelasnya bisa hubungi FK Unsri,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kementerian Kesehatan resmi memberhentikan sementara PPDS mata Universitas Sriwijaya di RSMH Palembang buntut dari aksi perundungan.

    Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI) RS Mohammad Hoesin Palembang, Wijaya membenarkan adanya pemberhentian sementara PPDS Mata, Fakultas Kedokteran (FK) Unsri di RSMH Palembang.

    “Iya benar, dan kemarin diberi tahunya dan sejak kemarin PPDS Mata FK Unsri di berhentikan sementara waktu,” kata Wijaya saat dikonfirmasi, Selasa.

    Wijaya menjelaskan pemberhentian yang dilakukan Kemenkes ini, karena proses perundungan ini sudah terjadi berulang kali, sehingga Menkes memberikan instruksi untuk pemberhentian sementara PPDS Mata FK Unsri.

    Hal ini dilakukan untuk memberi ruang dan waktu untuk memperbaiki sistem pembelajaran dan proses pendidikan.

    “Jadi pemberhentian sementara ini, untuk memberikan waktu dan ruang kepada FK Unsri dan RSMH untuk memperbaiki sistem dan proses pembelajaran PPDS. Makanya diputuskan untuk menghentikan sementara. Agar FK Unsri dan RSMH membereskan dan memperbaiki sistem pembelajaran dan proses pendidikan,” jelasnya.

    Selain itu, lanjut Wijaya, Kemenkes tidak memberikan batasan waktu tapi Kemenkes melihat tindak lanjut dari FK Unsri dan RSMH untuk menyusun langkah-langkah strategis bersama, apa yang harus dilakukan bersama.

    “Apa yang kamu harus lakukan untuk memperbaiki sistem dan proses pendidikan tadi dan itu akan kami laporkan secara berkala ke Kementerian Kesehatan dan Kemenkes akan menilai apakah langkah-langkah yang kami lakukan ada perbaikan tadi sudah benar atau sudah ok. Kalau itu dinilai sudah bagus maka program studi PPDS mata bisa di buka kembali,” ujarnya.

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mukmin Wijaya mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut. Laporan terkait perundungan telah dibuat korban pada 29 Desember 2025 lalu.

    “Sudah ada laporan polisinya yang dibuat korban ke Polda Sumsel Pada 29 Desember 2025 lalu,” kata Nandang, Rabu (7/1).

    Baca selengkapnya di sini.

    (isn/isn)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Enggak Sakit Mata Kalau Lewat

    January 14, 2026

    Ferrari dan Harley Davidson Dihadirkan di Sidang Suap Vonis Lepas CPO

    January 14, 2026

    Suap Dirut Inhutani V, Pengusaha Divonis 2 Tahun 4 Bulan Penjara

    January 14, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Enggak Sakit Mata Kalau Lewat

    Berita Teknologi January 14, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengaku lega tiang monorel yang mangkrak puluhan tahun…

    Enggak Sakit Mata Kalau Lewat

    January 14, 2026

    Statistik Buktikan Milan Tidak Pernah Menang Saat Luka Modric Tidak Bermain

    January 14, 2026

    BI Pasang Badan Pastikan Pasar Tetap Stabil

    January 14, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Enggak Sakit Mata Kalau Lewat

    January 14, 2026

    Enggak Sakit Mata Kalau Lewat

    January 14, 2026

    Statistik Buktikan Milan Tidak Pernah Menang Saat Luka Modric Tidak Bermain

    January 14, 2026

    BI Pasang Badan Pastikan Pasar Tetap Stabil

    January 14, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.