
Jakarta, CNN Indonesia —
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberhentikan sementara Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) mata Universitas Sriwijaya di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, buntut dugaan perundungan dan pemerasan mahasiswa oleh senior.
Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI) RS Mohammad Hoesin Palembang, Wijaya membenarkan adanya pemberhentian sementara PPDS Mata, Fakultas Kedokteran (FK) Unsri di RSMH Palembang.
“Iya benar, dan kemarin diberi tahunya dan sejak kemarin PPDS Mata FK Unsri di berhentikan sementara waktu,” kata Wijaya saat dikonfirmasi, Selasa (13/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wijaya menjelaskan pemberhentian yang dilakukan Kemenkes ini, karena proses perundungan ini sudah terjadi berulang kali.
Hal ini dilakukan untuk memberi ruang dan waktu untuk memperbaiki sistem pembelajaran dan proses pendidikan.
“Jadi pemberhentian sementara ini, untuk memberikan waktu dan ruang kepada FK Unsri dan RSMH untuk memperbaiki sistem dan proses pembelajaran PPDS. Makanya diputuskan untuk menghentikan sementara. Agar FK Unsri dan RSMH membereskan dan memperbaiki sistem pembelajaran dan proses pendidikan,”jelasnya.
Menurut Wijaya, Kemenkes tidak memberikan batasan waktu tapi Kemenkes melihat tindak lanjut dari FK Unsri dan RSMH untuk menyusun langkah-langkah strategis bersama, apa yang harus dilakukan bersama.
“Apa yang kamu harus lakukan untuk memperbaiki sistem dan proses pendidikan tadi dan itu akan kami laporkan secara berkala ke Kementerian Kesehatan dan Kemenkes akan menilai apakah langkah-langkah yang kami lakukan ada perbaikan tadi sudah benar atau sudah ok. Kalau itu dinilai sudah bagus maka program studi PPDS mata bisa di buka kembali,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama RSMH Palembang Siti Khalimah membenarkan adanya aksi perundungan terhadap mahasiswa Unsri yang dilakukan oleh kakak tingkat atau senior di lingkungan program PPDS.
Menurutnya, RSMH bersama FK Unsri telah melakukan investigasi dan membuat rekomendasi ke FK Unsri untuk mengambil tindakan terkait perundungan dan pemerasan yang dialami korban.
“FK telah mengeluarkan Surat Peringatan (SP) kepada para pelaku,” tegas Khalimah.
Aksi perundungan dan pemerasan terjadi di lingkungan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Sriwijaya (Unsri) viral di media sosial.
Korbannya merupakan seorang mahasiswa PPDS Unsri. Korban disebut sempat melakukan percobaan bunuh diri hingga mengundurkan diri dari program PPDS yang sedang ia jalani karena tidak tahan jadi korban perundungan.
Bentuk perundungan yang didapat korban dari para seniornya yakni membiayai gaya hidup mewah seniornya seperti membiayai uang semesteran senior, clubbing dan party senior, alat olahraga, sewa padel, sepeda dan club sepeda bola senior, membeli skincare, menanggung makan dan minum senior.
Baca selengkapnya di sini.
(isn/isn)
[Gambas:Video CNN]

