Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tim Onic Siap Hadapi Singapura Evil dalam Duel Penentuan ke Babak Knockout

    January 14, 2026

    Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

    January 14, 2026

    Janji Jordi Amat Usai Persija Jakarta Kalah 0-1 dari Persib Bandung di GBLA : Okezone Bola

    January 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Banjir dan Angin Kencang Terjang 4 Kabupaten di NTB

    Banjir dan Angin Kencang Terjang 4 Kabupaten di NTB

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 14, 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



    Daftar Isi



    Jakarta, CNN Indonesia —

    Sejumlah desa di empat kabupaten di Nusa Tenggara Barat (NTB) yakni Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Barat, Dompu, dan Bima, diterjang banjir dan angin kencang.

    Di Lombok Tengah, sebanyak tiga desa yang dilanda banjir yakni Desa Selong Belanak di Kecamatan Praya Barat, Desa Kabul dan Desa Nontong Ajan di Kecamatan Praya Barat Daya.

    “Banjir di tiga desa itu akibat hujan lebat yang terjadi hingga tadi (Selasa) malam,” Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah Ridwan Maruf di Lombok Tengah, Rabu (14/1).



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Ia mengatakan banjir tersebut terjadi mulai menjelang malam dan air masuk ke rumah warga, namun dalam bencana alam tersebut tidak ada korban jiwa.

    Pihaknya segera mengerahkan petugas untuk melakukan penanganan guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.





    “Kami langsung melakukan asesmen tadi malam. Tidak ada warga yang mengungsi,” katanya.

    Berdasarkan data sementara dampak banjir tersebut, kata dia, 50 Kepala Keluarga (KK) di Desa Montong Ajang terdampak dan Desa Kabul sebanyak 250 KK terdampak.

    “Total warga terdampak itu sekitar 300 KK. Untuk Desa Selong Belanak data warga terdampak belum ada laporan dan kondisi air telah surut begitu hujan selesai,” katanya.

    Lombok Barat

    Banjir juga terjadi di Lombok Barat. Kepala Pelaksana BPBD NTB Sadimin mengatakan banjir menggenangi dua desa yakni Desa Persiapan Pengantap dan Desa Persiapan Blongas di Kecamatan Sekotong.

    Banjir terjadi sekitar pukul 15.00 WITA sampai pukul 19.00 WITA.

    Penyebab banjir juga akibat tingginya intensitas hujan yang disertai dengan angin kencang secara merata di Kabupaten Lombok Barat, sehingga air sungai meluap.

    Akibat banjir ini, sebanyak 570 kepala keluarga (KK) atau 1.711 jiwa di Desa Persiapan Pengantap, terdampak. Sedangkan di Desa Persiapan Blongas satu orang warga atas nama Nurinah berusia 69 tahun meninggal dunia.

    “Yang dibutuhkan saat ini terpal, matras, makanan siap saji dan perlengkapan bayi (baby kids). Kondisi saat ini sebagian titik sudah mulai surut,” kata Sadimin.

    Dompu

    Selain banjir, bencana angin kencang juga melanda Desa Lasi di Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu yang terjadi pada pukul 10.30 WITA.

    Akibat angin kencang tersebut, satu unit rumah rusak ringan milik Anggraini warga Dusun Nambosolo.

    Kemudian, satu unit lapak rusak berat milik Fitri Mairos, warga Dusun Nangatoi. Dua ekor hewan ternak (kambing) mati serta satu unit kendaraan roda dua rusak berat.

    “Kebutuhan mendesak saat ini terpal untuk menutupi sementara atap rumah dan perbaikan kembali rumah yang terdampak dan kondisinya sudah kondusif,” imbuhnya.

    Bima

    Angin kencang juga melanda Kabupaten Bima yang terjadi pada 10.00-11.20 WITA. Bencana ini menimpa delapan desa, yakni Desa Tawali, Desa Sangiang, Desa Ntoke, Desa Oi Tui dan Desa Wora yang berada di Kecamatan Wera. Kemudian, angin kencang melanda Desa Mawu Kecamata NTB. Selanjutnya, Desa Rasabou dan Desa Kawinda Na’e di Kecamatan Tambora.

    Sadimin menambahkan di Desa Tawali, Kecamatan Wera, terdapat 6 KK yang menjadi korban. Selain itu, 6 unit rumah rusak berat (tiga unit rusak sedang, tiga unit rusak berat). Rumah bagian atap genteng terbang terlempar hingga lima meter dan lain-lain, kerugian sekitar Rp5 juta.

    Desa Sangiangsatu KK terdampak serta satu unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.

    Desa Ntokesatu unit mobil tertimpa pohon. Desa Oi Tui satu unit garasi mobil rusak. Desa Wora pohon tumbang mengakibatkan arus lalu lintas Bima-Wera terhambat.

    “Saat ini tim bersama instansi terkait seperti BPBD, TNI/Polri, unsur desa dan masyarakat sedang melakukan penanganan di lokasi bencana,” ucap Sadimin.

    Guna mengantisipasi bencana yang terjadi, masyarakat NTB diminta tetap mewaspadai potensi curah hujan di dasarian pada periode puncak musim hujan. Selain itu, masyarakat diimbau agar memperhatikan kebersihan dan debit di wilayah aliran air.

    “Masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan ekstrem dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba,” katanya.

    Sementara Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal memerintahkan jajaran BPBD, Dinas Sosial, Baznas NTB, serta Dinas Kesehatan NTB, untuk bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Tengah pada Selasa (13/1) malam.

    Kepala Dinas Kominfotik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB Ahsanul Khalik mengatakan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menekankan penanganan harus dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur, dengan prioritas utama keselamatan masyarakat agar tidak ada korban jiwa.

    “Gubernur meminta seluruh perangkat daerah terkait memastikan langkah-langkah darurat berjalan, serta semua upaya yang bisa dilakukan untuk meringankan beban warga terdampak segera dilaksanakan,” ucapnya di Mataram, Rabu.

    Ia menjelaskan langkah awal yang telah dilakukan adalah koordinasi intensif antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB dengan BPBD Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Tengah, termasuk pelaksanaan asesmen langsung ke lokasi terdampak serta diseminasi informasi kebencanaan.

    “Personel TRC-PB, unsur TNI/Polri, aparatur desa/kecamatan, serta masyarakat turut dilibatkan untuk memastikan respons lapangan,” kata Ahsanul Khalik.

    (antara/isn)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

    January 14, 2026

    PPTM 2026, Sugiono Tegaskan Diplomasi RI Berangkat dari Kepentingan Rakyat

    January 14, 2026

    Tim Kemanusiaan PMI Jakut Tembus Gayo Lues

    January 14, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Tim Onic Siap Hadapi Singapura Evil dalam Duel Penentuan ke Babak Knockout

    Berita Olahraga January 14, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Esports Tim Onic Indonesia akan menghadapi tim Singapura Evil. Hal ini untuk menjaga…

    Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

    January 14, 2026

    Janji Jordi Amat Usai Persija Jakarta Kalah 0-1 dari Persib Bandung di GBLA : Okezone Bola

    January 14, 2026

    DPO Kejari Surabaya Kasus Kredit Fiktif Rp1,4 M Ditangkap di Bali

    January 14, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Tim Onic Siap Hadapi Singapura Evil dalam Duel Penentuan ke Babak Knockout

    January 14, 2026

    Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

    January 14, 2026

    Janji Jordi Amat Usai Persija Jakarta Kalah 0-1 dari Persib Bandung di GBLA : Okezone Bola

    January 14, 2026

    DPO Kejari Surabaya Kasus Kredit Fiktif Rp1,4 M Ditangkap di Bali

    January 14, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.