BUMI Jadi Motor Kenaikan
Saham BUMI kembali mencuri perhatian investor. Setelah ditutup di level Rp406 pada perdagangan kemarin, pagi ini BUMI langsung tancap gas ke level Rp428. Kenaikan sebesar 5,42 persen ini menunjukkan kepercayaan diri pasar yang tinggi, kemungkinan didorong oleh optimisme sektor komoditas atau spekulasi aksi korporasi yang terus berhembus.
BNBR dan ENRG Pilih Istirahat Sejenak
Dua saham utama lainnya, Bakrie & Brothers (BNBR) dan Energi Mega Persada (ENRG), terpantau lebih kalem.
BNBR yang belakangan ini menjadi primadona karena kenaikan harga yang fantastis, pagi ini tertahan di level Rp246.
Tampaknya investor sedang melakukan aksi wait and see (menunggu) setelah reli panjang beberapa hari terakhir.
Sementara itu, saham emiten minyak dan gas, ENRG juga masih setia di harga penutupan kemarin, yakni Rp1.645. Pergerakannya yang stabil menunjukkan adanya keseimbangan antara tekanan jual dan minat beli di pasar pagi ini.
ELTY dan UNSP Masih Konsolidasi
Untuk saham Bakrieland Development (ELTY) dan Bakrie Sumatera Plantations (UNSP), belum terlihat adanya lonjakan volume yang berarti. Keduanya masih bergerak di area harga dasarnya (sideways). UNSP bertahan di level Rp120, sedangkan ELTY masih berada di level Rp50.
Berikut ringkasan pergerakan lima saham Group Bakrie
Saham Bakrie & Brothers (BNBR) – stagnan di Rp246
Saham Bumi Resources (BUMI) – bertambah 5,42 persen jadi Rp428
Saham Energi Mega Persada (ENRG) – stagnan di Rp 1.645
Bakrie Sumatera Plantations (UNSP) – stagnan di Rp120
Bakrieland Development (ELTY) – stagan di level Rp50.
Kesimpulannya, hari ini, sorotan utama tertuju pada BUMI yang berhasil menembus level psikologis baru. Bagi investor, tetap perhatikan volume perdagangan saat penutupan Sesi I nanti untuk melihat apakah tren kenaikan BUMI akan bertahan hingga sore hari.

