Legislator Partai Gerindra itu menegaskan, IKN bukan sekadar proyek pembangunan infrastruktur, melainkan simbol dan wajah Indonesia di masa depan.
“Jangan lupa ya bahwa IKN ini kan adalah ikon Indonesia masa depan,” kata Bahtra kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis, 15 Januari 2026.
Menurutnya, kunjungan Presiden Prabowo ke IKN menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam memastikan pembangunan ibu kota baru berjalan optimal.
Bahtra menilai, penyempurnaan dan perbaikan yang terus dilakukan merupakan langkah positif.
“Maka dari itu perlu penyempurnaan dan perbaikan yang menurut saya itu bagus sekali ya kunjungan Presiden ke sana,” pungkasnya.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya menyatakan, presiden sejak awal masa jabatannya telah memberi arahan agar pembangunan fasilitas bagi lembaga legislatif dan yudikatif dipercepat. Percepatan tersebut dilakukan untuk mendukung target penetapan IKN sebagai ibu kota politik Indonesia pada tahun 2028.
“Penyelesaian gedung-gedung utama pemerintahan menjadi fokus perhatian Presiden. Pemerintah berharap fasilitas tersebut dapat rampung sesuai jadwal sehingga aktivitas politik kenegaraan dapat segera dipindahkan ke IKN,” kata Prasetyo usai mendampingi Presiden Prabowo dalam peresmian SMA Taruna Nusantara di Malang, Jawa Timur, Selasa, 13 Januari 2026.

