Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jorge Martin Bangkit dari Cedera, Siap Tampil Tak Terbendung dengan Aprilia

    January 16, 2026

    Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

    January 16, 2026

    Fakta-Fakta Kak Seto Dituding Abaikan Laporan Aurelie Moeremans : Okezone Women

    January 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Omong Kosong Jokowi Tak Tahu Kasus Kuota Haji

    Omong Kosong Jokowi Tak Tahu Kasus Kuota Haji

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 15, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Cak Islah marah, sedih, mau menangis, Gus Yaqut –teman baiknya– dikriminalisasi KPK. Cak Islah tegas sekali menyebutkan nama Joko Widodo atau Jokowi.


    Jokowi tak bisa lepas tangan. Ia harus bicara. Ia tahu dari awal masalah kuota haji ini diberikan Pemerintahan Arab Saudi. 

    Omong kosong saja, kalau Jokowi tak tahu apa-apa masalah kuota haji ini. Hanya tipuan kelas tinggi saja, kalau Jokowi tak tahu apa-apa kasus ini. Itu di antara celotehan Cak Islah di hadapan Akbar Faizal.



    Bahkan, Cak Islah berani mengatakan bahwa Jokowi lah yang melarang Gus Yaqut agar tak menghadiri rapat Pansus Haji di DPR. 

    Gus Yaqut malah ditugaskan ke Prancis, menghadiri acara yang seharusnya dihadiri Menhan Prabowo Subianto.

    “Acara Menteri Pertahanan dihadiri Menteri Agama,” tanya Cak Islah.

    Acara tiga hari, tapi Gus Yaqut berada di Prancis selama 24 hari. Gus Yaqut seperti layang-layang putus. Selama 24 hari tak hanya Prancis, seluruh Eropa mungkin bisa dijajaki. 

    Ketidakhadiran Gus Yaqut di DPR sangat merugikan dirinya. Bola liar tak sulit dijinakkan. Menghindar berarti takut, takut berarti ada masalah, ada masalah, terlibat.

    Cak Islah marah karena orang yang berjubah agama, tapi korup, yang dulu ditentang Gus Yaqut kini balik kepada dirinya. 

    Orang yang menentang Islam garis keras di negeri ini, kini menjadi pesakitan. Orang yang menggaungkan Pancasila harga mati, kini dituduh korupsi. Cak Islah meyakini Gus Yaqut tidak korupsi.

    Tidak ditemukan aliran dana. Saat rumah Gus Yaqut digeledah KPK, tak satu pun barang-barang Gus Yaqut yang disita. Hanya paspor untuk pencekalan. 

    “KPK dianggap bermain pencitraan seperti biasa,” kata Cak Islah. 

    KPK juga dianggap orang-orang Jokowi, karena semua dilantik di eranya Jokowi. Gus Yaqut hanyalah sasaran antara. Sasaran sebenarnya Gus Yahya. Ups.

    Tapi gaya pembelaan Cak Islah ini lazim dilakukan oleh teman-temannya yang sedang ditangkap KPK. 

    Ada orang besar di balik semua ini, tebang pilih, kenapa dia tersangka, sementara yang lain tidak; dikriminalisasi, dikorbankan, dan lain sebagainya. 

    Pembuktian KPK akan menjawab, bongkar-bongkaran Gus Yaqut juga sedang ditunggu. Benar-benar ada, atau hanya ilusi.

    Erizal
    Pemilik Akun Komentar Erizal





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

    January 16, 2026

    Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

    January 16, 2026

    Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

    January 16, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Jorge Martin Bangkit dari Cedera, Siap Tampil Tak Terbendung dengan Aprilia

    Berita Olahraga January 16, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita MotoGP: Jorge Martin menatap MotoGP 2026 dengan optimisme tinggi setelah melewati musim penuh…

    Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

    January 16, 2026

    Fakta-Fakta Kak Seto Dituding Abaikan Laporan Aurelie Moeremans : Okezone Women

    January 16, 2026

    Aprilia Akui Bezzecchi dan Martin Digoda Tawaran Besar dari Tim Rival

    January 16, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Jorge Martin Bangkit dari Cedera, Siap Tampil Tak Terbendung dengan Aprilia

    January 16, 2026

    Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

    January 16, 2026

    Fakta-Fakta Kak Seto Dituding Abaikan Laporan Aurelie Moeremans : Okezone Women

    January 16, 2026

    Aprilia Akui Bezzecchi dan Martin Digoda Tawaran Besar dari Tim Rival

    January 16, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.