Ilustrasi. (Foto: Unsplash)
SAN FRANCISCO – Platform media sosial X milik Elon Musk mengumumkan langkah-langkah untuk mencegah chatbot AI-nya, Grok, menampilkan gambar orang sungguhan tanpa busana. Langkah ini diambil X menyusul kecaman global atas pembuatan gambar seksualisasi perempuan dan anak-anak hasil rekayasa Grok yang bertebaran di platform tersebut.
Pengumuman ini muncul pada Rabu (13/1/2026), setelah Jaksa Agung California meluncurkan penyelidikan terhadap xAI milik Musk—pengembang Grok—atas materi seksual eksplisit tersebut, dan beberapa negara memblokir akses ke chatbot itu atau meluncurkan penyelidikan mereka sendiri.
X menyatakan akan “memblokir akses” semua pengguna Grok dan X untuk membuat gambar orang-orang yang mengenakan “bikini, pakaian dalam, dan pakaian serupa” di wilayah hukum di mana tindakan tersebut dianggap ilegal.
“Kami telah menerapkan langkah-langkah teknologi untuk mencegah akun Grok mengizinkan pengeditan gambar orang sungguhan yang mengenakan pakaian terbuka seperti bikini,” kata tim keamanan X dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilansir AFP.

