Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kondisi Kebugaran Cole Palmer Dijelaskan oleh Jurnalis Terkemuka

    January 18, 2026

    Dari Piring Makan ke Benteng Pertahanan Bangsa

    January 18, 2026

    Tekan Risiko Banjir, BPBD DKI Gelar Operasi Modifikasi Cuaca : Okezone News

    January 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Denny JA Ungkap Akar Etika Kerja dan Kejujuran Swiss dari Reformasi Zurich

    Denny JA Ungkap Akar Etika Kerja dan Kejujuran Swiss dari Reformasi Zurich

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 18, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Dalam sebuah video saat kunjungannya ke kawasan kota tua Zurich, Denny JA menyoroti bangunan Gereja Grossmünster yang telah berdiri kokoh sejak abad ke-12.


    Gereja tersebut menjadi saksi penting perjalanan sejarah, ketika pada tahun 1525 seorang pendeta bernama Huldrych Zwingli menyampaikan khotbah mengenai penafsiran ajaran agama di tempat itu.

    Zwingli, lanjutnya, tidak menolak iman, melainkan menolak praktik keagamaan yang berhenti sebatas ritual semata.



    “Ia mengajukan satu pertanyaan sederhana namun berbahaya. Buat apa masyarakat rajin beribadah tapi korup dalam perdagangan. Buat apa taat di gereja tapi lalai dalam keadilan sosial,” ujarnya dalam unggahan video di kanal YouTube Orasi Denny JA, yang dilihat redaksi pada Minggu, 18 Januari 2026.

    Dikatakan Denny JA, dari tafsir ulang itulah, pusat keagamaan bergeser dari altar gereja ke meja kerja di perkantoran, ke pasar, dan ke rumah.

    “Ibadah bukan lagi soal apa yang dilakukan satu jam di gereja, melainkan bagaimana seseorang hidup 23 jam sisanya justru di luar gereja,” paparnya. 

    Denny JA menjelaskan bahwa Reformasi Zurich melahirkan pemahaman baru tentang keberagamaan yang rasional dan etis. Pandangan tersebut membuat Zurich tidak memuliakan ritual keagamaan yang kaku dan militan. 

    Sebaliknya, kota itu menjunjung tinggi nilai ketekunan dan kejujuran sebagai wujud penghormatan kepada Tuhan. 

    “Itulah sebabnya Zurich tidak memuliakan ritus yang militan, ia memuliakan ketekunan dan kejujuran,” kata dia.

    Dari prinsip tersebut, lanjutnya, tumbuh budaya kejujuran yang kuat di Swiss, di mana janji ditepati, kontrak dihormati, dan kata-kata memiliki bobot moral untuk dijalankan.

    Denny JA menekankan bahwa kejujuran di Swiss bukan sekadar slogan moral, melainkan telah menjelma menjadi sistem sosial. 

    “Sistem itu bekerja karena agama tidak membiarkan orang bersembunyi di balik simbol,” tuturnya.

    Ia kemudian menguraikan dampak sosial dari pembaruan agama tersebut. Ketika fokus keberagamaan diarahkan pada kerja keras, kejujuran, dan tanggung jawab pribadi, kepercayaan sosial pun meningkat.

    “Masyarakat mulai saling percaya, biaya pengawasan menurun, institusi bekerja lebih efisien, dan negara tidak perlu terlalu represif karena warganya mampu mengatur diri sendiri,” jelasnya.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Dari Piring Makan ke Benteng Pertahanan Bangsa

    January 18, 2026

    Presiden Harus Dikelilingi Orang-Orang Genuine dan Loyal

    January 18, 2026

    Kesuksesan Afcon 2025 Bukti Maroko Siap Jadi Panggung Piala Dunia 2030

    January 18, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Kondisi Kebugaran Cole Palmer Dijelaskan oleh Jurnalis Terkemuka

    Berita Olahraga January 18, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Chelsea: Chelsea berhasil mengalahkan Brentford dengan skor 2-0 kemarin, meski pertandingan tersebut tidak…

    Dari Piring Makan ke Benteng Pertahanan Bangsa

    January 18, 2026

    Tekan Risiko Banjir, BPBD DKI Gelar Operasi Modifikasi Cuaca : Okezone News

    January 18, 2026

    Perjanjian Finansial Milan Berpotensi Ubah Struktur Internal

    January 18, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Kondisi Kebugaran Cole Palmer Dijelaskan oleh Jurnalis Terkemuka

    January 18, 2026

    Dari Piring Makan ke Benteng Pertahanan Bangsa

    January 18, 2026

    Tekan Risiko Banjir, BPBD DKI Gelar Operasi Modifikasi Cuaca : Okezone News

    January 18, 2026

    Perjanjian Finansial Milan Berpotensi Ubah Struktur Internal

    January 18, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.