Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bukan Bioskop-Bioskopan! Maraton Action dan Teror Monster di GTV Big Movies : Okezone Celebrity

    January 19, 2026

    Daftar Peserta Resmi 24 Jam Daytona 2026 Terungkap

    January 19, 2026

    Bencana Menerjang, BUMN Datang

    January 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»DKI Jakarta Rilis Aturan Gadget di Sekolah, HP Siswa Harus Dikumpulkan

    DKI Jakarta Rilis Aturan Gadget di Sekolah, HP Siswa Harus Dikumpulkan

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 19, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait aturan pemakaian gadget atau gawai di lingkungan sekolah. Salah satu aturannya menyebutkan seluruh gawai seperti handphone atau HP milik siswa akan dikumpulkan selama jam sekolah berlangsung.

    Aturan ini tertuang dalam SE Nomor e-0001/SE/2026 yang diterbitkan 7 Januari 2026. 

    Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana mengatakan kebijakan tersebut bertujuan menjaga kualitas kognitif serta ketenangan psikologis peserta didik.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Pembatasan penggunaan gawai diberlakukan di seluruh satuan pendidikan, dengan pengecualian untuk kebutuhan pembelajaran tertentu dan di lokasi yang telah ditetapkan sekolah.

    “Pembatasan tersebut diberlakukan dengan pengecualian pada kondisi khusus sesuai kebutuhan pembelajaran dan pada tempat yang telah ditentukan oleh satuan pendidikan,” kata Nahdiana mengutip detikcom, Senin (19/1).





    Disdik DKI melibatkan berbagai pihak, mulai dari organisasi profesi guru dan kepala sekolah, komunitas literasi digital, hingga komunitas pendidikan untuk mendukung implementasi kebijakan secara berkelanjutan.

    “Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen kita bersama dalam menjaga kualitas kognitif siswa-siswi, mengembalikan fokus belajar di ruang kelas, serta merajut kembali interaksi sosial yang nyata di satuan pendidikan DKI Jakarta,” ucapnya.

    Nahdiana menegaskan aturan ini bukan merupakan larangan total penggunaan gawai, melainkan langkah perlindungan agar siswa terhindar dari risiko penggunaan gawai yang tidak bijak selama jam sekolah.

    “Perlu dipahami bahwa aturan ini tidak ditujukan sebagai larangan penuh terhadap penggunaan gawai dalam bentuk apapun, tetapi sebagai bentuk perlindungan dari risiko yang mungkin dialami oleh murid ketika menggunakan gawai secara tidak bijak,” ujarnya.

    Ada sejumlah poin terkait pemanfaatan gawai di sekolah. Pada poin ketentuan umum, dijelaskan pemanfaatan dan pembatasan diperuntukkan bagi murid, pendidik dan tenaga pendidik.

    “Pemanfaatan dan pembatasan untuk murid dan pemanfaatan dan pembatasan untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan,” demikian isi SE tersebut.

    Adapun pada poin tata cara pemanfaatan gawai untuk murid dijelaskan gawai dikumpulkan kepada wali kelas sebelum jam pelajaran pertama dimulai. Berikut mekanismenya:

    1. Gawai dikumpulkan kepada wali kelas/petugas piket/cara lainnya sebelum jam pelajaran pertama dimulai.

    2. Gawai hanya boleh diambil kembali oleh Murid ketika jam pelajaran utama (intrakurikuler) dan kokurikuler Murid selesai, kecuali ada instruksi khusus dari Pendidik pada mata pelajaran tertentu untuk penggunaan gawai secara terbatas pada kondisi khusus sesuai kebutuhan pembelajaran.

    3. Satuan pendidikan mengatur lebih lanjut dengan menunjuk wali kelas atau Pendidik yang bertugas untuk piket atau cara lainnya untuk pengumpulan gawai sebagaimana dimaksud pada huruf a; dan

    4. Satuan Pendidikan menentukan dan menyediakan tempat penyimpanan gawai.

    Baca berita lengkapnya di sini.

    (tim/dal)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Viral Calya Pakai Pelat Mobil Listrik, Diduga Mau Hindari Ganjil Genap

    January 19, 2026

    Tim Temukan Barang Korban dan Bagian Pesawat di Gunung Bulusaraung

    January 19, 2026

    Pramono soal Buruh Mau Gugat UMP Jakarta 2026 ke PTUN: Silakan Saja

    January 19, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Bukan Bioskop-Bioskopan! Maraton Action dan Teror Monster di GTV Big Movies : Okezone Celebrity

    Program Presiden January 19, 2026

    Big Movies GTV …

    Daftar Peserta Resmi 24 Jam Daytona 2026 Terungkap

    January 19, 2026

    Bencana Menerjang, BUMN Datang

    January 19, 2026

    Jorge Lorenzo soal Juara Dunia MotoGP 2015: Marc Marquez Tidak Bantu Saya, Valentino Rossi yang Lambat : Okezone Sports

    January 19, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Bukan Bioskop-Bioskopan! Maraton Action dan Teror Monster di GTV Big Movies : Okezone Celebrity

    January 19, 2026

    Daftar Peserta Resmi 24 Jam Daytona 2026 Terungkap

    January 19, 2026

    Bencana Menerjang, BUMN Datang

    January 19, 2026

    Jorge Lorenzo soal Juara Dunia MotoGP 2015: Marc Marquez Tidak Bantu Saya, Valentino Rossi yang Lambat : Okezone Sports

    January 19, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.