Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Momen Bupati Pati Sudewo Tiba di KPK Usai Kena OTT

    January 20, 2026

    Kabar Baik Chelsea Jelang Lawan Pafos, Malo Gusto Kembali Berlatih

    January 20, 2026

    Operasi Modifikasi Cuaca Perlu untuk Tekan Risiko Bencana

    January 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Partai Baru Jangan Jadi Reinkarnasi Politisi Tidak Laku

    Partai Baru Jangan Jadi Reinkarnasi Politisi Tidak Laku

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 20, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Semakin terbuka ruang pembentukan partai, semakin besar kesempatan warga negara untuk menyalurkan aspirasi dan kepentingannya melalui “komoditas politik” masing-masing.


    Namun, analis politik Nurul Fatta menyoroti bahwa dalam demokrasi, tidak cukup hanya melihat berapa banyak partai terbentuk. Yang lebih penting adalah seberapa representatif partai tersebut dalam menyuarakan kepentingan rakyat.

    “Masalahnya, kehadiran partai-partai baru sejauh ini belum membawa dan menawarkan ide besar, garis ideologis, atau agenda politik yang substantif berbeda dari partai-partai lama. Semua berdalih atas kepentingan rakyat,” ungkap Fatta kepada RMOL, Selasa, 20 Januari 2026.



    Akibatnya, alih-alih memperkuat keterwakilan, fragmentasi partai justru berpotensi memperlemah representasi rakyat karena terpecah ke dalam banyak wadah yang gagasannya serupa. 

    Menurut Fatta, fragmentasi hanya bernilai positif jika lahir dari perbedaan aspirasi yang nyata, ideologi spesifik, atau kepentingan sosial yang benar-benar ingin diperjuangkan.

    “Jika partai baru hanya menjadi reinkarnasi politisi yang tidak laku, bahkan diisi oleh politisi yang berpindah-pindah tanpa perbedaan sikap politik yang jelas, maka publik wajar mempertanyakan motif pendiriannya. Apakah benar karena aspirasi politik yang tidak tertampung, atau sekadar ambisi menjadi ketua umum, sekjend, dan jabatan-jabatan partai lainnya?” tegas Fatta.

    Partai Gema Bangsa menjadi contoh nyata problem ini. Ketua umum dan sekretaris jenderalnya adalah alumni partai lama seperti NasDem dan Perindo. Tanpa perbedaan ideologis yang jelas, publik akan sulit membedakan apa yang benar-benar baru dari partai ini.

    Sebagai perbandingan, PSI saat awal muncul menegaskan identitasnya sebagai partai anak muda. Branding tersebut berbeda dari partai lama, dan membuat partai itu menjadi sorotan publik, meski kini pembicaraan bukan lagi soal identitas anak muda.

    Fatta menekankan, kehadiran partai baru harus menawarkan gagasan dan ideologi berbeda, bukan sekadar menjadi kendaraan politik bagi elite lama. Tanpa hal itu, fragmentasi partai bukan memperkuat demokrasi, tapi hanya menambah “komoditas politik” tanpa manfaat nyata bagi masyarakat.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Operasi Modifikasi Cuaca Perlu untuk Tekan Risiko Bencana

    January 20, 2026

    Walikota Madiun Maidi jadi Tersangka OTT?

    January 20, 2026

    9 Tim Fokus Cari Korban Pesawat ATR 42-500 di Lokasi Penemuan Serpihan

    January 20, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Momen Bupati Pati Sudewo Tiba di KPK Usai Kena OTT

    Berita Teknologi January 20, 2026

    Bupati Pati Sudewo dan sejumlah pihak lain yang berkaitan dengan dugaan suap jual beli jabatan…

    Kabar Baik Chelsea Jelang Lawan Pafos, Malo Gusto Kembali Berlatih

    January 20, 2026

    Operasi Modifikasi Cuaca Perlu untuk Tekan Risiko Bencana

    January 20, 2026

    Survei Median: 54,5 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran : Okezone News

    January 20, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Momen Bupati Pati Sudewo Tiba di KPK Usai Kena OTT

    January 20, 2026

    Kabar Baik Chelsea Jelang Lawan Pafos, Malo Gusto Kembali Berlatih

    January 20, 2026

    Operasi Modifikasi Cuaca Perlu untuk Tekan Risiko Bencana

    January 20, 2026

    Survei Median: 54,5 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran : Okezone News

    January 20, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.