Berita Liga Jerman: Pelatih kharismatik asal Jerman, Jurgen Klopp, mengungkapkan pendapat yang menunjukkan kerendahan hatinya. Ia tidak mau dianggap sebagai sosok pelatih terbaik Eropa, meski dirinya memiliki CV yang mentereng.
Ia pernah mengantarkan tim besutannya, Liverpool FC, memenangkan semua trofi yang mungkin bisa dimenangkan, mulai dari Community Shield, Piala Liga, Piala FA, Liga Premier Inggris, Liga Champions Eropa, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub. Saat melatih Borussia Dortmund, ia juga diluar dugaan mampu mengantarkan klub berjuluk Die Borussian itu mematahkan dominasi Bayern Munich dengan menjadi juara Bundesliga dan DFB Pokal.
“Kalian mungkin akan melihat foto-foto di mana orang-orang memberi saya piala. Baiklah, saya akan menerimanya. Saya ingin sekali memiliki kepribadian yang berbeda,” ucap Jurgen Klopp dalam wawancaranya dengan Bundesliga.
“Kekalahan adalah 1.000 persen tanggung jawab saya, tetapi kemenangan? [Saya hanya] penumpang. Saya tidak harus berada di posisi pertama. Saya senang merayakan kemenangan, tentu saja, bersama para pendukung, tetapi hal-hal lainnya, upacara penyerahan trofi, bukanlah hal saya,” lanjutnya.
Kini Klopp berstatus sebagai kepala olahraga Red Bull yang menaungi RB Leipzig, RB Salzburg, hingga New York Red Bulls. Dalam beberapa waktu terakhir ia mulai dikaitkan dengan Real Madrid untuk menjadi pengganti pelatih Xabi Alonso uang dipecat, namun pelatih berusia 58 tahun itu masih belum tertarik untuk kembali melatih.
“Saat ini, saya akan mengatakan tidak, tetapi saya tidak bisa mengatakan tidak akan pernah. Semua hal yang telah saya lakukan di masa lalu telah membuat saya sangat cocok untuk pekerjaan ini,” pungkasnya.
Artikel Tag: Jurgen Klopp, Eropa
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/jurgen-klopp-kekalahan-tanggung-jawabku-jika-menang-saya-tak-perlu-dianggap

