Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
JAKARTA – Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan bahwa Republik Islam itu telah “mengalahkan Amerika Serikat (AS)” dengan meredam protes kekerasan yang melanda negara tersebut. Khamenei menuduh AS dan Israel, dua seteru lama Iran, terlibat serta mendalangi protes terbesar di negara itu, yang dilaporkan menewaskan ribuan orang, dengan ribuan lainnya ditangkap.
Demonstrasi meletus di seluruh Iran pada akhir Desember karena inflasi tinggi dan masalah ekonomi lainnya, tetapi segera berkembang menjadi protes anti-pemerintah yang lebih luas dengan bentrokan yang menyebabkan banyak korban jiwa di antara pasukan keamanan dan para perusuh.
Namun, awal pekan ini pihak berwenang di Teheran mengumumkan bahwa mereka telah mengendalikan situasi, dengan ketenangan kembali ke kota-kota besar di negara itu.
Dalam serangkaian unggahan di X pada Sabtu (17/1/2026), Khamenei menuduh AS dan Israel sebagai dalang kerusuhan tersebut, sambil menunjuk Washington sebagai pelaku utama.

