Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rupiah Nyaris Rp17 Ribu, BI dan Pemerintah Jangan Bersikap Lembek

    January 20, 2026

    Redmi Note 15 Series Segera Meluncur di Indonesia, Usung Ketahanan Tinggi dan Baterai Besar : Okezone Ototekno

    January 20, 2026

    85,3 Persen Nyatakan Banjir Sumatra Faktor Manusia

    January 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Konflik Agraria Berulang Gegara Lemahnya Kepastian Hukum

    Konflik Agraria Berulang Gegara Lemahnya Kepastian Hukum

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 20, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Demikian disampaikan Anggota Komisi II DPR Fraksi Gerindra, Azis Subekti dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa 20 Januari 2026. 


    “Mengapa konflik agraria tak pernah benar-benar selesai? Kasusnya berpindah lokasi, aktornya berganti, tetapi polanya nyaris serupa — tumpang tindih hak, ketidakjelasan status tanah, dan negara yang datang terlambat,” kata Azis.

    Menurut Azis, persoalan konflik agraria bukan disebabkan kekurangan regulasi. Indonesia, kata dia, telah memiliki Undang-Undang Pokok Agraria 1960 beserta berbagai aturan turunannya, termasuk program reforma agraria dan pendaftaran tanah sistematis.



    “Artinya, yang bermasalah bukanlah teks hukum, melainkan cara negara mengeksekusi dan menyelaraskan kebijakan pertanahan,” kata Azis.

    Legislator Gerindra ini menilai negara kerap bersikap tegas saat menerbitkan izin investasi, pembangunan, maupun proyek strategis nasional, namun melemah ketika konflik muncul di lapangan.

    “Negara berubah menjadi penonton, mendorong para pihak saling berhadapan di pengadilan, sementara ketegangan sosial di lapangan membesar. Di sinilah ketimpangan peran negara terlihat jelas: kuat sebagai regulator, lemah sebagai penjamin keadilan,” tegas Azis.

    Azis juga menyoroti posisi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang berada di pusat persoalan konflik agraria. Menurutnya, ATR/BPN memikul mandat besar terkait administrasi, kepastian hukum, dan penyelesaian konflik, namun belum sepenuhnya didukung sistem data dan kewenangan yang terintegrasi.

    “Ketika data tidak sepenuhnya terintegrasi, kewenangan tersebar lintas lembaga, dan tekanan ekonomi hadir bersamaan, konflik agraria menjadi persoalan struktural, bukan insidental,” kata Azis.

    Atas dasar itu, Azis mendorong pemerintah mengambil langkah konkret, salah satunya dengan membentuk Badan Penyelesaian Konflik Agraria Nasional (BPKAN) yang memiliki kewenangan administratif mengikat.

    “Badan ini harus lintas kementerian, dipimpin negara, dan diberi mandat menyelesaikan konflik sebelum masuk ke pengadilan,” pungkas Azis.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Rupiah Nyaris Rp17 Ribu, BI dan Pemerintah Jangan Bersikap Lembek

    January 20, 2026

    85,3 Persen Nyatakan Banjir Sumatra Faktor Manusia

    January 20, 2026

    RUU Perampasan Aset Perkuat Penegakan Hukum

    January 20, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Rupiah Nyaris Rp17 Ribu, BI dan Pemerintah Jangan Bersikap Lembek

    Berita Nasional January 20, 2026

    Demikian disampaikan Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menanggapi isu tekanan rupiah yang menembus kisaran…

    Redmi Note 15 Series Segera Meluncur di Indonesia, Usung Ketahanan Tinggi dan Baterai Besar : Okezone Ototekno

    January 20, 2026

    85,3 Persen Nyatakan Banjir Sumatra Faktor Manusia

    January 20, 2026

    Sempat Aktif, Titik Koordinat Smartwatch Kopilot ATR Masih Dilacak

    January 20, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Rupiah Nyaris Rp17 Ribu, BI dan Pemerintah Jangan Bersikap Lembek

    January 20, 2026

    Redmi Note 15 Series Segera Meluncur di Indonesia, Usung Ketahanan Tinggi dan Baterai Besar : Okezone Ototekno

    January 20, 2026

    85,3 Persen Nyatakan Banjir Sumatra Faktor Manusia

    January 20, 2026

    Sempat Aktif, Titik Koordinat Smartwatch Kopilot ATR Masih Dilacak

    January 20, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.