“KWI mengikuti keputusan Paus Leo sepenuhnya,” kata Ketua KWI Mgr Antonuis Subianto Bunjamin, OSC kepada RMOL, Selasa 20 Januari 2026.
Tak hanya itu, Monsinyur Anton mengajak seluruh umat untuk terus mendoakan Mgr Paskalis dan Mgr Tri.
“Berdoa untuk kebaikan Keuskupan Bogor serta berdoa untuk Mgr. Paskalis yang telah mengundurkan diri dan Mgr. Tri Harsono yang mendapat tugas tambahan,” kata Mgr Antonius.
Menurut laman keuskupanbogor.org yang dikutip redaksi, penunjukan ini dilakukan usai Takhta Suci menerima pengunduran diri Monsinyur Paskalis.
Sebagaimana diketahui, Monsinyur Paskalis diangkat menjadi Uskup Keuskupan Bogor pada 21 November 2013. Seiring berjalannya waktu, pada akhir 2024 lalu, ia memilih untuk tidak diangkat menjadi Kardinal demi pendalaman spiritual.
Kardinal dalam suatu negara sendiri berpotensi menjadi Paus (Pemimpim umat Katolik dunia) melalui Konklaf.
Kala itu Mgr Paskalis memilih untuk terus bertumbuh dalam kehidupan religius sebagai seorang biarawan Fransiskan.

