Petenis Indonesia, Janice Tjen. (Foto: Instagram/janicetjen)
PETENIS Indonesia, Janice Tjen, tidak hanya menorehkan prestasi gemilang di atas lapangan keras Melbourne Park, tetapi juga berhasil mengamankan pundi-pundi rupiah yang sangat besar. Keberhasilannya melaju ke babak kedua Grand Slam Australia Open 2026 membuatnya berhak mengantongi uang hadiah sebesar 225 ribu dolar Australia atau setara dengan Rp2,5 miliar.
Kepastian ini didapat setelah petenis berusia 23 tahun tersebut menciptakan kejutan besar di babak pertama, Selasa 20 Januari 2026. Janice tampil dominan saat menumbangkan unggulan ke-22 asal Kanada, Leylah Fernandez, dengan skor akhir 6-2 dan 7-6 (7-1).
Nominal hadiah tersebut dipastikan akan terus meroket hingga 327.750 dolar Australia (Rp3,7 miliar) apabila Janice mampu melangkah lebih jauh hingga ke babak 16 besar.
1. Mengakhiri Penantian Panjang sejak Era Yayuk Basuki
Kemenangan Janice Tjen atas Leylah Fernandez bukan sekadar soal uang hadiah, melainkan sebuah pencapaian bersejarah bagi dunia olahraga nasional. Janice resmi menjadi petenis tunggal putri Indonesia pertama yang berhasil memenangi pertandingan di babak utama Australia Open sejak terakhir kali dilakukan oleh legenda Yayuk Basuki pada tahun 1998 silam.
“Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari sejarah dan memberikan kemenangan ini untuk Indonesia,” kata Janice, dikutip dari laman WTA, Selasa (20/1/2026).
“Momen ini terasa sangat spesial karena saya bisa melakukannya di depan keluarga, kerabat dekat, dan banyak pendukung Indonesia yang hadir langsung,” tambahnya.

