“Ada kerja sama dan komitmen dari Inggris untuk membantu Indonesia dalam memperbaiki ekosistem dan memperindah pemulihan 57 taman nasional di Indonesia,” ungkap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, di Bandara Stansted, London, Inggris.
Menurut Seskab, kerja sama ini tidak berdiri sendiri, melainkan melanjutkan dan memperkuat berbagai program konservasi yang telah berjalan di sejumlah kawasan strategis.
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Taman Nasional Way Kambas di Lampung, yang dikenal sebagai pusat konservasi gajah Sumatra.
“Yang sudah berlangsung sekarang itu ada taman nasional di Way Kambas terkait gajah,” lanjut Teddy.
Selain Way Kambas, dukungan konservasi juga diarahkan ke kawasan Peusangan di Aceh. Dikatakan bahwa kawasan tersebut merupakan lahan milik Presiden Prabowo yang telah diserahkan kepada negara untuk dimanfaatkan bagi kepentingan pelestarian lingkungan hidup.
Lebih lanjut, Seskab mengungkapkan bahwa total luas lahan yang terlibat dalam kerja sama konservasi tersebut mencapai sekitar 90 ribu hektare yang tersebar di beberapa lokasi.
Namun, pemanfaatan lahan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan ekosistem yang ada.
“Tapi tidak seluruhnya untuk konservasi gajah, nanti akan disesuaikan oleh WWF (World Wide Fund for Nature), mana yang untuk gajah, mana yang untuk ekosistem lainnya,” pungkasnya.

