
Maumere, CNN Indonesia —
Pesawat Wings Air penerbangan dari Ende menuju Kupang terpaksa mendarat darurat di Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere pada Kamis (22/1) sekitar pukul 08.31 WITA.
Setelah menunggu kurang lebih tiga jam hingga kondisi cuaca membaik, pesawat tersebut kembali berangkat menuju Bandara Hasan Aroeboesman Ende pukul 11.35 WITA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Unit Penyelenggara Bandara Fransiskus Xaverius Seda Partahian Panjaitan mengatakan pendaratan darurat dilakukan karena kondisi cuaca yang tidak mendukung di rute tujuan awal.
“Pengaruh cuaca, pesawat lakukan pendaratan darurat,” ujarnya, saat dihubungi CNNindonesia.com, Kamis siang.
Pesawat yang membawa 62 penumpang itu awalnya berangkat dari Ende menuju Kupang. Namun karena cuaca di Kupang buruk, pihak penerbangan mencoba mengalihkan rute ke Labuan Bajo.
“Dari Ende harusnya ke Kupang, namun karena Kupang cuaca buruk dialihkan ke Labuan Bajo, ternyata Labuan Bajo juga cuaca buruk sehingga dialihkan ke Maumere,” jelas Partahian.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di Nusa Tenggara Timur (NTT) selama periode 17 hingga 23 Januari 2025.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Sti Nenotek menjelaskan, sebagian besar wilayah NTT saat ini berada pada periode puncak musim hujan. Kondisi ini diperparah dengan adanya bibit siklon tropis 97S di utara Benua Australia yang berpotensi berkembang menjadi siklon tropis.
“Ini membentuk daerah perlambatan, belokan dan pertemuan angin di wilayah NTT serta menguatnya monsun Asia dan aktifnya gelombang ekuatorial Rossby, Kelvin, dan Madden Julian Oscillation (MJO),” katanya.
Sti menambahkan, kondisi tersebut mendukung terjadinya hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir atau kilat dan angin kencang di sebagian besar wilayah NTT, antara lain Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Lembata, Flores Timur, Alor, Belu, Malaka, TTU, TTS, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, serta seluruh kabupaten di Pulau Sumba.
(lou/wis)
[Gambas:Video CNN]

