Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kalah di UCL, Marten de Roon Akui Skuad Atalanta Mengalami Blackout

    January 23, 2026

    Ekuitas Eropa Catat Kenaikan Harian Tertinggi dalam Dua Bulan

    January 23, 2026

    Sarapan Smoothie Belum Tentu Sehat, Ini Faktanya : Okezone Women

    January 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Berikut Rekomendasi agar Muatan Balik Tol Laut Tidak Lagi Kosong

    Berikut Rekomendasi agar Muatan Balik Tol Laut Tidak Lagi Kosong

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 22, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Direktur Marin Nusantara, Makbul Ramadhani memberikan beberapa rekomendasi agar muatan balik kapal Tol Laut tidak lagi kosong.


    Menurut dia, paradigma Tol Laut masih diposisikan sebagai program transportasi, belum sebagai instrumen penggerak sistem logistik dan ekonomi wilayah.

    “Tidak adanya institusi yang secara eksplisit dan berbasis regulasi bertanggung jawab penuh sebagai agregator dan penjamin muatan balik kapal Tol Laut, sehingga integrasi sistem logistik nasional dan konektivitas hinterland–pelabuhan belum optimal, termasuk keterbatasan gudang konsolidasi dan cold storage,” kata Makbul dalam pesan elektroniknya yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis malam, 22 Januari 2026.



    Ia menjelaskan bahwa perencanaan dan evaluasi trayek Tol Laut saat ini kurang transparan dan partisipatif, sehingga aspirasi publik sering tidak diperhitungkan, yang berdampak pada trayek dan muatan balik yang belum optimal.

    Lanjut dia, keterbatasan informasi dan akses bagi pelaku usaha lokal, akibatnya, partisipasi mereka rendah, sehingga potensi muatan balik belum dimanfaatkan secara optimal.

    Dengan demikian, perlu koordinasi dan sinergi Kementerian Perhubungan sebagai leading sector dengan kementerian/lembaga terkait serta pemerintah daerah masih lemah.

    “Pemerintah daerah belum aktif berpartisipasi dalam program Tol Laut,” tegasnya. 

    Atas kondisi ini, Marin Nusantara menekankan rekomendasi berupa beberapa langkah strategis yang perlu dilakukan pemerintah, antara lain Kementerian Perhubungan perlu memajukan paradigma Tol Laut dari sekadar trayek antar pulau menjadi penggerak logistik nasional yang menghubungkan komoditas unggulan daerah ke pasar nasional dan ekspor.

    “Pemerintah perlu menetapkan dan mengatur institusi penanggung jawab muatan balik Tol Laut berbasis regulasi, dengan mandat sebagai agregator muatan, dan penghubung antara produsen daerah dan pasar tujuan,” imbuhnya.

    Masih kata Makbul, Kementerian Perhubungan perlu mengintegrasikan moda transportasi dan konektivitas hinterland, termasuk pengembangan angkutan darat, gudang konsolidasi, dan cold storage, guna memperlancar dan mengefisienkan rantai pasok muatan balik.

    “Kementerian Perhubungan perlu memastikan evaluasi trayek Tol Laut dilakukan secara transparan dan partisipatif, sehingga aspirasi publik, pelaku usaha, dan pemerintah daerah dapat diperhitungkan dalam perencanaan trayek dan muatan balik,” ungkap dia.
     
    Marin Nusantara juga mendorong Kementerian Perhubungan agar operator Tol Laut mensosialisasikan kemudahan akses kepada pengusaha lokal, koperasi, dan UMKM untuk meningkatkan muatan balik.

    “Kami mendorong Kementerian Perhubungan memaksimalkan sinergi dengan kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah untuk meningkatkan muatan balik Tol Laut,” imbuhnya lagi.

    Pemerintah daerah, kata Makbul juga perlu memetakan, mengonsolidasikan, dan mempromosikan komoditas unggulan agar selaras dengan trayek balik kapal Tol Laut untuk menggerakkan ekonomi daerah.
     
    ““Kami mendorong pemerintah dan pemangku kepentingan dapat menindaklanjuti rekomendasi ini agar muatan balik Tol Laut bisa lebih optimal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkas alumni Magister Keamanan Maritim Universitas Pertahanan Indonesia ini.
     





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Ekuitas Eropa Catat Kenaikan Harian Tertinggi dalam Dua Bulan

    January 23, 2026

    Titik Banjir Parah di Tangerang-Tangsel, Tinggi Air hingga 2,5 Meter

    January 23, 2026

    KKP Diminta Bertanggung Jawab soal Polemik Pesisir Tangerang

    January 22, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Kalah di UCL, Marten de Roon Akui Skuad Atalanta Mengalami Blackout

    Berita Olahraga January 23, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Kapten Atalanta, Marten de Roon mengakui timnya mengalami keruntuhan mental dan…

    Ekuitas Eropa Catat Kenaikan Harian Tertinggi dalam Dua Bulan

    January 23, 2026

    Sarapan Smoothie Belum Tentu Sehat, Ini Faktanya : Okezone Women

    January 23, 2026

    Aston Villa Redam Fenerbahce, Unai Emery Puji Loyalitas Suporter Tandang

    January 23, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Kalah di UCL, Marten de Roon Akui Skuad Atalanta Mengalami Blackout

    January 23, 2026

    Ekuitas Eropa Catat Kenaikan Harian Tertinggi dalam Dua Bulan

    January 23, 2026

    Sarapan Smoothie Belum Tentu Sehat, Ini Faktanya : Okezone Women

    January 23, 2026

    Aston Villa Redam Fenerbahce, Unai Emery Puji Loyalitas Suporter Tandang

    January 23, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.