Semarang — Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Tengah resmi membuka Kursus Mahir Dasar (KMD) tahun 2026 secara hybrid, mengombinasikan metode daring dan luring, pada Sabtu 24 Januari 2026. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Waka Binawasa) Kwarda Jawa Tengah, Kak Hernowo.
KMD Kwarda Jawa Tengah 2026 diikuti oleh peserta dari berbagai unsur, mulai dari pimpinan kwartir cabang (Kwarcab), pimpinan Satuan Karya (Sako), hingga aktivis kepramukaan dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Pelaksanaan secara hybrid dilakukan untuk memperluas jangkauan peserta sekaligus menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan organisasi.
Dalam sambutannya, Kak Hernowo menegaskan bahwa KMD merupakan fondasi utama dalam proses pembinaan kepramukaan. Menurutnya, kualitas pembina sangat menentukan keberhasilan pembentukan karakter peserta didik.
“KMD ini adalah fondasi bagaimana seorang pembina bisa membina peserta didik dengan baik. Di sinilah nilai-nilai filosofi kepramukaan seperti cinta tanah air, kecakapan hidup, dan pengetahuan ditanamkan serta dihayati,” ujar Kak Hernowo.
Ia berharap, melalui KMD ini, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis kepramukaan, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai tersebut sebagai bekal dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkarakter, mandiri, dan berdaya saing.
Lebih lanjut, Kak Hernowo menekankan pentingnya keseimbangan antara kuantitas dan kualitas dalam pengembangan Gerakan Pramuka. Menurutnya, peningkatan jumlah anggota harus dibarengi dengan mutu pembinaan yang berkelanjutan.
“Kuantitas kepramukaan itu penting, tetapi kualitas jauh lebih penting. Tantangan seorang pembina saat ini tidak hanya datang dari internal organisasi, tetapi juga dari tuntutan eksternal. Semua itu harus disikapi dengan kebijakan yang baik,” tegasnya.
Kegiatan KMD Kwarda Jawa Tengah 2026 diharapkan mampu mencetak pembina Pramuka yang adaptif terhadap perubahan, memiliki integritas, serta mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan.
Dengan terselenggaranya KMD ini, Kwarda Jawa Tengah optimistis pembinaan kepramukaan ke depan akan semakin kuat dan mampu melahirkan generasi muda yang berjiwa Pancasila serta cinta tanah air.


